PPP Sebut Buzzer Pasukan Tanpa Ideologi yang Bertindak atas Kehendak Pemesan

Sekretaris Fraksi PPP di DPR Achmad Baidowi. (Foto:Antara/Puspa Perwitasari)

Acuantoday.com, Jakarta- Anggota DPR RI Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi mengatakan, buzzer yang sering membuat gaduh media sosial adalah sekelompok orang yang tidak memiliki ideologi, dan hampir semuanya bekerja berdasarkan pesanan dari oknum-oknum tertentu.

“Buzzer ini pasukan tanpa ideologi. Yang ada bekerja atas kehendak pemesan,” kata Baidowi kepada wartawan, Rabu (10/2).

Atas dasar itu, kata Baidowi, Pemerintah dan masyarakat tidak boleh memberikan ruang kepada para buzzer, karena mereka sering buat gaduh. “Kehadirannya kontra produktif sehingga jangan diberi ruang,” ujarnya.

Politisi yang akrab disapa Awiek ini meminta masyarakat tetap berani mengkritisi Pemerintah berdasarkan data. Pasalnya, kritikan yang bernuansa nyinyir itu bisa mengundang buzzer.

“Sementara yang terjadi lebih banyak nyinyir bukan krtitik, maka kemudian yang nyinyir itu lebih pada politis yang akhirnya menggerakkan buzzer,” ucapnya.

Dijelaskan Awiek, jika kritik itu disampaikan berdasarkan data, maka para buzzer tidak memiliki ruang untuk membuat gaduh. “Kalau kritik by data saya kira ndak masalah disampaikan secara terbuka dan bukan buzzer,” jelasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyebut Pemerintah siap menerima kritikan yang keras sekalipun, supaya pembangunan lebih terarah, dan kritikan masyarakat sebagai bagian dari berdemokrasi. (rht)

Comments

comments