Presiden Diminta Turun Tangan Atasi Pro Kontra Dukung Mendukung Vaksin Nusantara

Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari disambut langsung oleh Terawan Agus Putranto di RSPAD Gatot Subroto. Siti Fadilah merupakan tokoh yang mendukung gerakan vaksin Nusantara dan salah satu menjadi peserta yang mengikuti pengambilan sampel darah uji klinis vaksi Nusantara di RSPAD Gatot Subroto. (foto: AcuanToday.com/Ali)

Acuantoday.com, Jakarta- Polemik vaksin Nusantara telah memantik aksi dukung mendukung terhadap pihak yang mendukung (pro) pengembangan vaksin Nusantara versus pihak yang mendukung sikap Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang tidak memberi izin uji klinis vaksi Nusantara atau yang kontra dengan kehadiran vaksin Nusantara.

Yang terlibat aksi dukung mendukung pun melibatkan orang banyak mulai dari tokoh nasional, pimpinan dan anggota DPR, akademisi dan latarbelakang profesi lainnya.

Untuk itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta turun tangan mengatasi aksi pro kontra dukung mendukung kehadiran vaksin Nusantara agar tidak terus berlanjut.

“Saya kira Presiden dapat memanggil pihak-pihak yang berpolemik untuk segera menghentikan polemik ini dan mendudukkan perkara ini secara jelas, terang dan transparan. Berbagai spekulasi yang muncul di publik juga agar segera berhenti,” tegas
Ketua DPP Bidang Kesehatan Partai NasDem Okky Asokawati dalam keterangannya, Minggu (18/4/2021).

Sejauh ini, Anggota DPR RI periode 2009-2014 ini mengaku heran dengan sikap pemerintah atas kehadiran vaksi Nusantara. Karena pengembangan vaksin Nusantara, embrionya berasal dari program Kementerian Kesehatan yang notabenenya merupakan lembaga pemerintah. “Sama persis dengan BPOM,” tegasnya.

Gerakan Politik

Senada, Wakil Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin mengaku prihatin dengan aksi dukung mendukung vaksi Nusantara. Sikapprihatian disampaikan menyusul kabar tentang 46 orang tokoh dari berbagai latar belakang akan menyampaikan dukungan terhadap sikap BPOM yang tidak memberikan izin uji klinis vaksi Nusantara.

“Sebanyak 46 orang tokoh dari berbagai latar belakang akan menyampaikan dukungan terhadap Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait kontroversi vaksin Nusantara,” ucap Sultan.

Comments

comments