Presiden Sambut Usulan Gelar Pahlawan Nasional Pendiri Al-Wasliyah

Pimpinan DPD RI dipimpin ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti bersama Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor disela rapat konsultasi Selasa (6/10). Dalam acara tersebut pimpinan DPD mengusulkan gelar pahlawan nasional bagi pendiri Al Jam'iyatul Wasliyah.(rahmat/acuantoday.com)

Acuantoday.com, Bogor- Pendiri Ormas Islam Al Jam’iyatul Wasliyah diusulkan menapat gelar Pahlawan Nasional. Nama Syekh Haji Ismail Banda sangat lekat dengan Al Jam’iyatul Washliyah.

Kiprah ormas Al Jam’iyatul Wasliyah yang berdiri pada 30 November 1030 menjadi bagian dari sejarah perjuangan melawan penjajahan di Indonesia, terutama di kurun waktu menjelang Proklamasi Kemerdekaan RI antara tahun 1930 hingga 1950.

Usulan disampaikan Pimpinan DPD RI secara langsung kepada Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor disela rapat konsultasi Selasa (6/10).

Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti menjelaskan kiprah dan peran Jam’iyatul Wasliyah tak jauh berbeda dengan ormas Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Maka para pengurus Al Jam’iyatul Wasliyah berharap pemerintah juga memberikan gelar pahlawan nasional kepada para pendiri ormas tersebut.

Hingga saat ini organisasi Jam’iyatul Wasliyah memiliki jutaan anggota yang tersebar di sejumlah wilayah di tanah air. Visi dan misi para pendiri sebagai organisasi dakwah terus dijalankan dari generasi ke generasi secara intensif, antara lain, melalui amal usaha seperti sekolah dan perguruan tinggi.(rht)

Comments

comments