Pria Lansia di Hong Kong Meninggal Setelah Disuntik Vaksin COVID 19

Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam saat menerima suntikan vaksin buatan China di Hong Kong, Senin (22/2). Foto: Antara/Facebook Carrie Lam

Acuantoday.com Beijing  – Seorang warga Hong Kong berusia 63 tahun meninggal dunia setelah menerima vaksin COVID-19 buatan perusahaan farmasi asal China, Sinovac Biotech.

Namun media China  melaporkan  kematian pria lansia itu tidak terkait langsung dengan vaksin Sinovac.

“Hassil otopsi menyimpulkan pria tersebut menderita penyakit kronis, obesitas, tekanan darah tinggi, dan dicurigai menderita penyakit jantung coroner”, demikian Hung Fan Ngai Ivan selaku penanggung jawab klinis vaksinasi massal, dalam konferensi pers di Hong Kong, Rabu (3/3) malam.

Menurut Hung, kemungkinan besar korban meninggal karena penyakit jantung, paru-paru, dan kegagalan pada sistem pernapasan.

Oleh karena itu, vaksinasi di kota tersebut akan berlanjut karena tidak ada bukti yang menunjukkan kasus individu terkait dengan vaksinasi.

Para pakar medis menyarankan warga Hong Kong yang memiliki penyakit kronis untuk memeriksakan diri sebelum menerima vaksin.

Sementara itu, CEO Sinovac Biotech Yin Weidong percaya diri bahwa vaksin buatan perusahaannya aman digunakan.

“Kami meyakini keamanan keseluruhan vaksin Sinovac karena terbukti aman sebagaimana hasil observasi vaksinasi massal,” ujarnya dikutip Global Times. (Bram/Antara)

 

Comments

comments