PSSB Jakarta Mulai Berimbas ke Dearah, Tingkat Hunian di Medan Anjlok

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut, Denny S Wardhana./Foto: Antara

Acuantoday.com, Medan – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat yang kembali digelar di Jakarta, mulai berdampak ke daerah. Tingkat hunian hotel di Medan dilaporkan mengalami penurunan.

“Hunian hotel di Medan kembali tren menurun setelah Jakarta menerapkan kebijakan PSBB,” katar Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut, Denny S Wardhana di Medan, Jumat (18/9)

Menurut Denny, selain karena PSBB Fase II Jakarta, penurunan tingkat hunian hotel di Medan juga disebabkan meningkatnya jumlah warga Sumut yang terpapar COVID-19.

Berdasarkan data terakhir, 16 September 2020, pukul 12:00 WIB, jumlah kasus baru di Sumatera Utara 126 orang, sehingga total menjadi 8.934 kasus. Dari jumlah itu, ada 5.319 pasien sembuh dan  dan 371 orang meninggal dunia 

“Kalau sebelumnya atau beberapa pekan setelah penerapan normal baru, hunian hotel di Medan sudah sekitar 30-an persen, pekan ini tren menurun atau rata-rata paling tinggi 20 persen,” katanya.

Adanya tren penurunan hunian hotel, membuat pengelola hotel was-was dan melakukan berbagai langkah agar hunian hotel bisa bertahan stabil kembali.

Mulai dari penawaran harga promo dan jaminan penerapan protokol kesehatan di dalam hotel.

“PHRI Sumut berharap, hunian hotel di Medan kembali stabil dan bahkan naik hingga akhir tahun 2020,” ujarnya, seperti dikutip dari Antara.

Denny mengakui, berbeda dengan hotel di Medan, hotel di daerah tujuan wisata (DTW) seperti Parapat dan Berastagi ada tren yang naik.

Walaupun, katanya, tingkat hunian hotel di DTW Sumut, hanya banyak di akhir pekan.

General Manager Hotel Sibayak, Berastagi, Dedi Nelson.mengakui, hunian hotel hanya bagus di akhir pekan.

“Di akhir pekan, hunian hotel bisa 50-an persen ke atas, tetapi kalau hari biasa rata rata di bawah 10 persen,”katanya. (adi)

Comments

comments