Raffi Tewas Dikeroyok Gerombolan Bersenjata Tajam

Ilustrasi - Penganiayaan. Foto: Antara (lassernews)

Acuantoday.com, Jakarta – Muhammad Raffi Rizali (17), tewas setelah dikeroyok sekelompok orang yang menggunakan senjata tajam di kawasan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (5/9).

Hal ini dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama AKP Arif. Menurut Arif, kasus tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan.

“Masih proses penyelidikan, nanti informasi lebih lanjut kita sampaikan,” ujar Arief.

Berdasarkan informasi di lapangan, Raffi, yang merupakan warga Puri Beta I Klaster Flamboyan III No.72 Ciledug Tangerang Selatan, dikeroyok Sabtu dini hari sekiar pukul 03.00 WIB di Jalan Letjen Supeno, Kelurahan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Sejumlah saksi menyebut, korban bersama sejumlah rekannya berangkat dari rumah, arah Cidodol untuk mencari makan dan pergi jalan-jalan sekitar pukul 02.30 WIB. Korban dan teman-temannya pulang melewati Jalan Letjen Supeno, Permata Hijau.

Sesampainya di depan ITC Permata Hijau sekitar pukul 03.00 WIB, korban dan dua temannya, saksi Rian dan Daffa, didatangi oleh sekelompok orang dengan jumlah diperkirakan 20 orang.

Gerombolan ini mendatangi korban dan saksi menggunakan sepeda motor, lalu membacok kaki korban, yang ketika itu berboncengan.

Sementara itu, empat teman korban lainnya yang berjalan lebih duluan berhasil selamat dari penyerangan. Sedangkan korban setelah mendapat bacokan terjatuh dari sepeda motor ditinggal oleh rekannya Rian dan Daffa yang menyelamatkan diri untuk mencari teman-teman yang lainnya.

Setelah itu, teman-teman korban berbalik arah ke tempat kejadian untuk mencari korban. Namun, sesampai di lokasi kejadian, korban sudah tidak ada, ternyata sudah dibawa ke Rumah Sakit Pusat Pertamina.

Saat ini kasus tersebut sudah ditangani oleh Polsek Kebayoran Lama dan dilakukan penyelidikan. Guna pengusutan dan penyelidikan lebih lanjut korban dibawa ke RS Fatmawati guna visum mayat.

Tindakan yang dilakukan kepolisian, melaksanakan cek TKP, mencari dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi, mengamankan barang bukti, dan membawa korban ke RS Fatmawati guna visum mayat.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut terkait para pelaku, baik itu jumlah dan motif penganiayaan yang dilakukan, Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama AKP Arif mengatakan belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut lantaran kasus tersebut masih berproses dan pihaknya masih melakukan penyelidikan di lapangan. (mad)

Comments

comments