Rajin Makan Apel, Ini Bahayanya

Ilustrasi--sumber gambar public health online

Acuantoday.com— Kebanyakan orang suka buah apel. Rasanya yang khas, juga tekstur daging buahnya yang renyah dan berair, ditambah lagi dengan nutrisi yang dikandungnya seperti vitamin C, B1,B6 dan berbagai antioksidan, membuat buah ajaib ini sangat digemari. Ada nasihat bijak tentang buah ini,”Satu apel sehari jauh dari dokter.’ Artinya betapa sehatnya jika rajin menyantap apel.

Tapi tahukah Anda ada bahaya mengintip jika kita rajin mengkonsumsi buah satu ini.  Tidak tanggung-tanggung, bahayanya bisa mematikan lho!

Mengutip healthline.com, hati-hati dengan biji hitam kecil. Jangan sampai karena terlalu semangat menyantap apel sampai biji apel pun ikut tertelan. Berdasarkan penelitian biji hitam itu mengandung amygdalin, zat yang melepaskan sianida saat bersentuhan dengan enzim pencernaan manusia. Tetapi toksisitas akut jarang terjadi jika Anda secara tidak sengaja memakan beberapa bijinya.

Sebagaimana diketahui sianida adalah bahan kimia yang dikenal sebagai salah satu racun paling mematikan. Ini telah digunakan dalam perang kimia dan bunuh diri massal. Banyak senyawa yang mengandung sianida — disebut sianoglikosida — ditemukan di alam, seringkali pada biji buah. Amygdalin adalah salah satunya.

Biji apel, memiliki lapisan luar yang kuat dan tahan terhadap cairan pencernaan. Tetapi jika Anda mengunyah bijinya, amygdalin bisa terlepas di dalam tubuh dan menghasilkan sianida. Jumlah kecil dapat didetoksifikasi oleh enzim di tubuh Anda. Namun, dalam jika  jumlahnya besar bisa berbahaya.

Berapa banyak sianida yang mematikan?

Menurut Sumber Terpercaya Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), 1–2 mg / kg adalah dosis oral sianida yang fatal. Sebagian besar inti apel mengandung sekitar 5 biji apel. Namun, jumlah tersebut akan berbeda-beda berdasarkan kesehatan tanaman. Anda perlu mengunyah dan memakan sekitar 200 biji apel, atau sekitar 40 inti apel, untuk mendapatkan dosis yang fatal.***dian

 

Comments

comments