Rakyat Papua Diajak Terapkan Prokes dan Pilkada Damai

Warga Papua saat memberikan suaranya di tempat pemungutan suara. Minggu (27/9) Polda Papua mengharapkan rakyat Papua dapat mematuhui dan taat pada protokol kesehatan (prokes) penanganan COVID-19 serta terus menggemakan Pilkada Serentak 2020 yang damai./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jayapura- Pemilihan kepala daerah (pilkada) yang aman dan damai serta penerapan protokol kesehatan (prokes) diharapkan bisa terwujud di Bumi Cenderawasih.

Untuk itu, rakyat Papua yang sedang menggelar pesta demokrasi di daerahnya benar-benar dapat menjalankan dan terus menggemakan harapan tersebut.

Ajakan disampaikan Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal di Kota Jayapura, Minggu (27/9) menyusul sudah dimulainya masa kampanye dan akan berakhir pada 5 Desember 2020 mendatang.

“Pelaksanaan tahapan pilkada saat ini telah memasuki tahapan kampanye dari masing-masing pasangan calon bupati dan wakil bupati di 11 kabupaten,” sebut Kamal.

Berdasarkan jadwal tahapan pilkada, Kamal menjelaskan masa kampanye dimuai sejak 26 September hingga tanggal 5 Desember 2020.

“Di 11 kabupaten tersebut pengamanan personel TNI-Polri disetiap tahapan terus dilakukan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas,” katanya.

Personel TNI-Polri bersama pihak penyelenggara bersama para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda terus menggaungkan kampanye damai dengan harapan semua tahapan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

I merindukan situasi yang aman dan kondusif, karena merupakan tanggungjawab bersama, pilihan boleh beda tetapi menjaga persatuan dan kesatuan itu yang utama.

Untuk itu, Kamal mengajak semua pasangan calon kepala daerah di Papua menggunakan sarana teknologi seperti media sosial sebagai ajang untuk menjalin silaturahmi dengan sesama saudaranya di Papua.

“Karena kami keluarga dan saling berbagi informasi penting yang perlu kami ketahui bersama. Jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang sengaja dibangun untuk memecah belah persaudaraan antara kami,” tegas Kamal.(ato)

Apalagi, lanjut dia, saat ini Indonesia khususnya di Papua tengah dilanda pandemi COVID-19, untuk itu diharapkan para massa pendukung dari masing-masing pasangan calon untuk tidak bereforia berlebihan dengan mengumpulkan massa dalam jumlah banyak.

“Tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M+1T yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tidak berkerumun sehingga kita semua dapat terhindar dari virus tersebut. Jangan sampai tahapan yang kita akan hadapi saat ini menjadi klaster baru penyebaran COVID-19, karena akan merugikan diri kita sendiri maupun orang lain yang ada di sekitar kami,” katanya.

11 Kabupaten yang akan melaksanakan pilkada serentak pada tahun 2020 di Papua yakni Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Nabire, Kabupaten Keerom, Kabupaten Merauke, Kabupaten Asmat, Kabupaten Waropen, Kabupaten Supiori, Kabupaten Yalimo dan Kabupaten Boven Digoel.(ian)

Comments

comments