Rapat dengan Menkes, Ganjar Sampaikan Jawa Tengah Siap Lakukan Vaksinasi COVID

Gubernur Jawa Tengah saat rapat virtual dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melalui virtual pada Senin (11/1) malam. Foto: Tim Media Pak Gub. (Foto : Alvin/Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Semarang– Menanggapi dikeluarkannya izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) terkait vaksin Covid-19, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo segera mengambil langkah cepat.

Langkah terdekat yang akan diambil Ganjar adalah pendistribusian vaksin ke kabupaten/kota dan memastikan penyuntikan vaksin (vaksinasi) di Jawa Tengah siap dimulai tanggal 14 Januari.

“Kami sudah siap semuanya. Jadi begitu BPOM mengeluarkan izin maka Dinkes tinggal menyebarkan. Sebenarnya rantai dingin sampai ke tingkat Puskesmas di Jawa Tengah sudah siap semua,” ujar Ganjar Pranowo usai rapat koordinasi sosialisasi vaksin dengan Menteri Kesehatan secara virtual di Rumah Dinas Puri Gedeh, Senin (11/1/2021) malam.

Beberapa waktu lalu, Ganjar sendiri sudah memeriksa secara langsung 62.560 vaksin Covid-19 telah sampai di di gudang penyimpanan milik Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Vaksin tersebut sengaja disimpan sampai izin penggunaan atau EUA dari BPOM turun.

“Kita tinggal men-deliver saja, kemarin kita hanya menunggu izin BPOM karena kalau terlanjur dikasih ke sana (kabupaten/kota) terus sampai sana masih belum ada izin kita khawatirkan perawatannya nanti berbeda-beda. Jadi kita keep dulu di sini karena peralatan bagus. Begitu izin ini keluar maka langsung kami siapkan (pendistribusian),” lanjut Ganjar.

Ganjar juga menyampaikan bahwa Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah memberi arahan setiap Pemerintah Daerah untuk menyiapkan proses vaksinasi. Menurut Ganjar, pihaknya cukup siap dan akan mendistribusikan vaksin kepada tenaga kesehatan dan tokoh agama di Jawa Tengah.

“Arahan Menteri Kesehatan tadi sudah sangat jelas agar kita menyiapkan untuk vaksinasi. Tanggal 13 Januari Presiden. Diharapkan Gubernur dan seluruh forkompimda termasuk para dokter dan perawat (nakes), kemudian tokoh agama dan tokoh masyarakat pertama di tanggal 14 Januari. Kita sudah siapkan secara teknis,” pungkas Ganjar.

Terakhir, Politikus PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa tanggal 14 Januari mendatang provinsi yang ia pimpin siap untuk memulai penyuntikan vaksin.

“Tanggal 14 itu sudah siap suntik. Vaksinator sudah siap semuanya,” pungkasnya.(Alvin)

Comments

comments