Razia Covid-19 Imlek, Uji Swab Antigen Dilakukan di Mobil

Uji swab antigen bagi pelaku perjalanan kendaraan pribadi di mobil.

Acuantoday.com, Yogyakarta – Tim Gabungan Dinas Perhubungan, Kepolisian, Satpol PP Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang melakukan razia Covid-19 di wilayah perbatasan DIY – Jateng, sejak Jumat (12/2) dan Sabtu (13/2), menemukan ratusan pelaku perjalanan dengan kendaraan pribadi dari luar DIY tidak memiliki surat keterangan sehat Covid-19.

Saat razia, bagi pelaku perjalanan yang tidak memiliki surat keterangan sehat Covid-19 langsung diminta uji swab antigen yang dilakukan di mobil dan hasilnya bisa diketahui sekitar 5 menit. Namun bagi yang menolak uji swab antigen ‘terpaksa’ harus putar balik dan meninggalkan DIY.

Untuk uji swab antigen dilakukan oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY secara acak kepada ratusan pelaku perjalanan dengan kendaraan pribadi melalui enam pos penjagaan yaitu Pos Tempel (Sleman), Pos Prambanan (Slrman), Pos Temon (Kulonprogo), Pos Hargodumilah (Gunungkidul), Pos Srandakan (Bantul), dan terakhir di Pos Gardu Anim (Kota Yogya) yang ada di belakang Hotel Inna Garuda, Malioboro.

Razia Covid-19 libur panjang Imlek di wilayah Tempel, perbatasan Sleman (DIY) – Magelang (Jateng).

“Kita ingin mengetahui kondisi masyarakat sejauh ini. Ada 1.000 sampling bagi enam pos pemeriksaan. Itu kita bagi tiga hari. Kami dari Polda DIY beserta Polda lainnya mengambil langkah untuk menertibkan masyarakat yang berpergian ke luar kota,” Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Iwan Saktiadi.

Pelaksanaan razia Covid-19 liburan Imlek berakhir Minggu (14/2). Iwan berharap agar pelaku perjalanan yang ingin melakukan perjalanan ke DIY pada khususnya untuk membawa surat bebas Covid-19 berupa hasil swab antigen dengan hasil negatif.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman Arip Pramana mengatakan, kendaraan luar kota yang masuk DIY
pada libur panjang Imlek ini kebanyakan berplat nomor Jakarta.

Dikatakan, pada hari pertama razia kendaraan yang diperiksa sebanyak 465. Sedangkan, kendaraan yang diminta untuk putar balik sebanyak kendaraan 81. Data tersebut merupakan data penjagaan yang dilakukan oleh Dishub Kabupaten Sleman sejak pukul 09.00 hingga sore pukul 15.45 WIB sore. Sedang untuk hari kedua, Sabtu (13/2), masih menunggu laporan dari petugas di lapangan. (Chaidir)

Comments

comments