Revisi UU ITE Jangan Jadi Kepentingan Politik Sesaat

Ilustrasi - Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta- Anggota Komisi I DPR RI Sukamta memprediksi revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) akan dibahas selama satu sampai dua tahun, hingga UU ITE ini diprediksi diterapkan di tahun 2024.

“Karena apabila revisi nanti selesai dibahas antara Pemerintah dengan DPR yang biasanya memakan waktu 1 hingga 2 tahun pembahasan, kemungkinan UU ITE yang sudah direvisi baru bisa diterapkan pada tahun 2023 atau 2024 di penghujung masa jabatan Presiden Jokowi,” kata Sukamta kepada wartawan, Rabu (17/2).

Dikatakan Sukamta, usulan Presiden Joko Widodo alias Jokowi untuk melakukan revisi UU ITE ini sangat tepat, agar rasa keadilan bagi masyarakat bisa terpenuhi asalkan usulan revisi UU ITE tidak hanya sekedar kepentingan politik Pemerintah sesaat.

“Jadi jangan sampai revisi UU ITE ini nantinya hanya move politik kosong belaka,” ucapnya.

Meski begitu, Sukamta mengakui ide merevisi UU ITE ini sudah disuarakan oleh Fraksi PKS beberapa waktu lalu, namun usulan tersebut tidak terealisasi karena tidak mendapat dukungan dari fraksi di DPR, hingga usulan tersebut dinilai sedikit terlambat, namun Fraksi PKS tetap mengapresiasi karena Pemerintah menangkap hal yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat. (rht)

Comments

comments