Rizieq Jadi Tersangka Kasus Keramaian Megamendung

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (tengah) berjalan menuju mobil tahanan usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (13/12/2020) dini hari. Rizieq Shihab ditahan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk kepentingan penyidikan perkara kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan COVID-19 terkait kerumunan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta pada 14 November lalu. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras

Acuantoday.com, Jakarta―Polisi menetapkan Rizieq Shihab, sebagai tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan dalam acara yang menimbulkan kerumunan massa di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. 

Kabar penetapan tersangka diungkapkan langsung oleh Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi.

Sejauh ini, kata dia, status Rizieq saat ini masih menjadi tersangka tunggal. Sebab, kegiatan tersebut tak memiliki susunan kepanitiaan.

“Sudah keluar tersangka, sudah. Megamendung sudah, Rizieq tersangkanya,” kata Andi saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (23/12).

Namun, Andi belum membeberkan lebih lanjut soal bagaimana sikap Bareskrim dalam penanganan perkara yang menyebabkan kerumunan massa itu. 

Ia hanya menjelaskan bahwa Rizieq bakal dijerat pasal berlapis, sesuai dengan sangkaan hukum yang sebelumnya ditetapkan penyidik Polda Jawa Barat. 

Rizieq bakal dijerat Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, dan Pasal 216 KUHP. 

Ancaman pidana penjaranya bervariasi, dengan durasi paling lama 6 tahun penjara. 

Terkait kasus-kasus Rizieq itu, kata dia, pihak penyidik bakal melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk menindaklanjuti penanganan perkara.

“Ada beberapa pasalnya sama undang-udang yang diterapkan sama, objek hukumnya sama. Nah ini tentu akan kami bicarakan lagi dengan jaksa,” tuturnya.

Dengan begitu, Rizieq tengah terjerat dua kasus hukum, yang menetapkan dirinya sebagai tersangka. Sebelumnya, Rizieq juga terjerat kasus pelanggaran protokol kesehatan, terkait acara pernikahan putrinya di Petamburan yang menimbulkan kerumunan massa pada medio November lalu. 

Alhasil, Rizieq disangkakan pasal berlapis hingga akhirnya diputuskan dijebloskan sementara selama 20 hari di Rutan Polda Metro Jaya, terhitung sejak 12 Desember lalu. (rwo)

Comments

comments