Rizieq Jalani Pemeriksaan Kasus Kerumunan Megamendung di Rutan Polda Metro

Muhammad Rizieq Shihab (tengah) bersiap menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (12/12/2020)./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Bareskrim Polri memeriksa Rizieq Shihab sebagai tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan yang menimbulkan kerumunan dalam acara di Markas Syariah, Megamendung, Bogor, pada medio November lalu. 

“Hari ini fokus pemeriksaan Rizieq sebagai tersangka dalam kasus kerumunan Megamendung. Penyidik akan ke rutan narkoba untuk memeriksa,” kata Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi, Senin (28/12). 

Andi menuturkan, pemeriksaan berfokus pada keterangan Rizieq soal barang bukti dan saksi yang sebelumnya dikumpulkan polisi.

Sejumlah barang bukti dan saksi, termasuk saksi ahli, digunakan keterangannya untuk bahan gelar perkara yang sudah berlangsung 17 Desember lalu. 

Hasilnya, Rizieq dinyatakan sebagai tersangka satu-satunya yang bertanggung jawab atas kejadian kerumunan massa. 

“Hasil gelar perkara Polda Jabar tanggal 17 Desember hanya menetapkan MRS sebagai tersangka,” ujar Andi. 

Rizieq dalam kasus ini terancam dijerat Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, dan Pasal 216 KUHP. 

Ancaman pidana penjaranya bervariasi, dengan durasi paling lama 1 tahun penjara. 

Dengan begitu, Rizieq tengah terjerat dua kasus hukum, yang menetapkan dirinya sebagai tersangka. Sebelumnya, Rizieq juga terjerat kasus pelanggaran protokol kesehatan, terkait acara pernikahan putrinya di Petamburan, Jakarta Pusat, yang juga menimbulkan kerumunan massa pada medio November lalu. 

Alhasil, Rizieq disangkakan pasal berlapis hingga akhirnya diputuskan dijebloskan sementara selama 20 hari di Rutan Polda Metro Jaya, terhitung sejak 12 Desember lalu. (rwo)

Comments

comments