Rizieq Klaim Dalam Kondisi Sehat

Habib Rizieq Shihab. (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta–Rizieq Shihab mengklaim kondisi kesehatannya baik-baik saja. Hal ini yang menjadi alasan dirinya dan karena itu memutuskan pulang seusai mendapatkan perawatan sejak Rabu (25/11) di Rumah Sakit UMMI, Kota Bogor.

Saya pulangnya juga atas permintaan saya, karena memang merasa sudah segar sekali. Alhamdulillah hasil (kesehatan) semua pemeriksaan baik. Mudah-mudahan ke depan tetap sehat walafiat,” kata Rizieq yang dikutip Acuantoday.com, Senin (30/11), dalam sebuah video unggahan akun twitter @Kabar_FPI.

Rizieq kemudian sesumbar bakal turun kembali di tengah umat. 

Sebentar lagi kita akan bertemu,” ujarnya kepada pengikutnya seraya mengingatkan protokol kesehatan.

Meski begitu, Rizieq mengimbau untuk para simpatisannya agar selalu menjaga protokol kesehatan.

Jangan lupa jaga jarak, jangan lupa kalau keluar rumah atau duduk berkumpul wajib memakai masker. Insyaallah, Allah akan angkat pandemi dari Indonesia,” imbuhnya. 

Senada, Wakil Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar pun menyebut pimpinannya dalam keadaan fit dan siap kembali pimpin ummat untuk revolusi akhlak. 

“Habib Rizieq Shihab sehat dan siap komandoi revolusi,” singkat Aziz kepada Acuantoday.com, Senin. 

Pernyataan Rizieq yang terekam dalam video berdurasi 2.20 menit itu mencoba mengkonter tudingan miring yang berkembang akhir-akhir ini. 

Baik soal kabar dirinya yang dirawat karena dugaan sakit Covid-19, sebab tak transparan dalam memberikan informasi hasil tes swab hingga kabar perihal ‘kabur’ dari RS UMMI lewat pintu belakang.

Ia mengaku datang ke RS UMMI cuma untuk keperluan cek kesehatan secara umum. 

Kendati begitu, sikap hati-hati pemerintah setempat sebagai upaya pencegahan penularan koronavirus membuat pentolan FPI itu diminta melakukan tes swab dan melaporkan hasilnya kepada dinas kesehatan. 

Wali Kota Bogor Bima Arya sempat melapor ke polisi, lantaran hasil tes swab tak dilaporkan segera pihak rumah sakit. 

Namun belakangan, laporan itu dicabut dengan alasan kelemahan komunikasi rumah sakit yang seakan menghalang-halangi hasil pemeriksaan tes swab Rizieq. Bima klaim hal itu bisa dimaafkan.

“Kami melihat dan sangat menghargai itikad baik RS Ummi. Kelemahan komunikasi termasuk SOP internal,” katanya, dalam konferensi virtual dalam YouTube Pemkot Bogor, Minggu (29/11) petang. (rwo)

Comments

comments