Rizieq Tawarkan Rekonsiliasi dengan Pemerintah, PKB: Enggak Usah Pakai Syarat Apapun

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. /Foto : Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Rekonsiliasi yang ditawarkan Rizieq Shihab kepada pemerintah dengan sejumlah syarat, dianggap tidak perlu.

“Nggak usah pakai syarat-syarat apapun. Dialog itu membawa suasana hati trust satu sama lain,” kata Faisol Riza Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Faisol Rizak epada wartawan, Kamis (12/11).

Dikatakan Faisol, persyaratan rekonsiliasi yang disampaikan oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu tidak perlu dilakukan atau dipaksakan, jika masih ada rasa curiga ke Pemerintah.

“Kalau belum bisa karena ada curiga ya jangan sekarang dialognya, tunggu sampai mulai tumbuh rasa percaya,” ucapnya.

Ia menilai dialog Rizieq dengan pemerintah tidak ada gunanya jika masih muncul curiga.

“Yang penting sekarang, Habib Rizieq sudah di tanah air,” tegasnya.

Dikatakan Anggota DPR RI itu, permintaan Habib Rizieq ini sepenuhnya diserahkan ke Pemerintah.

Namun, dirinya melihat tidak masalah serius antara Rizieq dan pemerintah untuk diselesaikan lewat rekonsiliasi.

“Saya tidak melihat ada masalah yang demikian serius sehingga harus ada rekonsiliasi. Kalau pemerintah merasa ada masalah ya silakan saja mau rekonsiliasi atau enggak,” jelas pimpinan Komisi VI DPR itu.

Ia justru menyarankan agar Habib Rizieq ikut membantu Pemerintah dalam penanganan Covid-19, serta melupakan perbedaan pandangan politik dulu.

“Saran saya ke Habib Rizieq, baiknya membantu bangsa ini menghadapi Covid-19 agar bisa bangkit kembali. Letakkan dulu masalah-masalah politik yang pernah ada, ayo bersama-sama dengan elemen masyarakat lain memerangi Covid-19,” tutupnya.

Sebelumnya, Habib Rizieq lewat Front TV mengaku bersedia untuk rekonsiliasi dengan Pemerintah, asalkan Pemerintah menyetop kriminalisasi ulama sebelum rekonsiliasi. (rht)

Comments

comments