RS Polri Terima 72 Kantong Jenazah dan 111 DNA Keluarga Korban Jatuhnya Sriwijaya SJ182

Petugas kedokteran forensik Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati membawa kantong jenazah ke dalam Posko CT Scan Post Mortem, RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Minggu (10/1/2021). RS Polri Kramat Jati kembali menerima tiga kantong jenazah korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang selanjutnya akan diidentifikasi. (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta- Sebanyak 72 kantong jenazah korban atas insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182, telah diterima Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, hingga sore hari ini, (12/1).

Selain itu, tim juga telah mengantongi 111 sampel DNA dari keluarga korban kecelakaan pesawat yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu itu.

“Sampai sekarang tim DVI telah menerima sampel DNA sebanyak 111 sampel. Kemudian kantong jenazah sekarang sudah diterima itu sebanyak 72 kantong jenazah. Kemudian tim juga menerima 11 kantong properti,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di RS Polri, Selasa.

Rusdi menuturkan, tim bakal segera melakukan identifikasi dengan mencocokan data antemortem dan postmortem, sebelum akhirnya dilakukan pecocokan sampel DNA dari keluarga korban.

“Tentunya baik kantong jenazah dan kantong properti dilakukan tindakan-tindakan disesuaikan dengan kegiatan identifikasi,” tuturnya.

Hari ini pula, tim Inafis Polri berhasil mengidentifikasi 3 jenazah. Korban atas nama nama Ashabul Yamin, Fadly Satria dan Khasanah. Setelah berhasil mengidentifikasi, Rusdi bilang pihaknya dalam melakukan identifikasi sudah melalui tahap rekonsiliasi atau pencocokan antara data antemortem dan posmortem.

“Kegiatan identifikasi dan validasi daripada data dilaksanakan dengan keakuratan, ketelitian sehingga hasil identifikasi dapat dipertanggungjawabkan,” ucap dia. (rwo)

Comments

comments