RUU Minuman Beralkohol Dinilai Belum Urgen Dibahas

Gerai Minuman Beralkohol. (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta- Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengatakan, usulan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Larangan Minuman Beralkohol dirasa belum diperlukan saat ini.

Menurut pimpinan Komisi Hukum DPR tersebut, urgensi pengusulan RUU yang pernah dibahas di DPR 2014-2019 ini perlu kembali dipertimbangkan.

“Kalau menurut saya, RUU ini masih belum perlu. Jadi harus betul-betul dipertimbangkan lagi,” kata Sahroni saat dihubungi wartawan, Jumat (13/11).

Apalagi belajar dari pengalaman yang kita lihat di berbagai negara, kalau minuman beralkohol ini terlalu ketat peraturannya, sehingga sangat sulit terjangkau. Justru berpotensi menimbulkan munculnya pihak yang nakal melakukan pengoplosan alkohol ilegal atau bahkan meracik sendiri.

Anggota Fraksi Partai NasDem ini menuturkan, yang harus dilakukan saat ini adalah penegakkan aturan yang sudah ada selama ini, agar pembatasan usia peminum alkohol benar-benar diterapkan di lapangan.

“Mau aturannya seperti apa, yang penting penegakkannya di lapangan. Sekarang kita lihat, aturan soal larangan konsumsi alkohol di bawah 21 tahun saja belum benar-bener ditegakkan. Begitu juga larangan nyetir kalau mabuk,” ucapnya.

Sahroni menyarankan, jangan sampai pengetatan aturan terkait konsumsi alkohol, justru mendatangkan masalah lain, seperti menjamurnya minuman keras ilegal atau oplosan yang selama ini menjadi masalah utama penyebab kematian pada kasus minuman keras.

“Jangan sampai aturannya diperketat malah jadi makin banyak yang bandel, misalnya, malah ngoplos alkohol sendiri yang bisa berdampak kematian. Ini malah lebih bahaya,” jelasnya.

Untuk diketahui, Badan Legislasi (Baleg) DPR RI baru saja menerima usulan RUU Minol dari sejumlah anggota dari Fraksi PPP, PKS dan Partai Gerindra. RUU yang terdiri dari 7 bab dan 24 pasal itu berisi berbagai aturan terkait minuman beralkohol, pengawasan, tata laksana, hingga sanksi pidana bagi yang melanggar. (rht)

Comments

comments