Sandiaga Uno Berencana Berkantor di Sumatera

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat menyaksikan tarsius, hewan primata langka asal Belitung, Babel. ANTARA/Kasmono

Acuantoday.com, Jakarta- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berencana berkantor di sejumlah daerah di Pulau Sumatara.

Sebelumnya, Sandiaga berkantor di Pulau Bali untuk melihat mengetahui langsung denyut nadi destinasi wisata dan kegiatan ekonomi kreatif di Pulau Dewata tersebut selama tiga hari yang mulai sejak 28 Januari 2021 lalu.

Keinginan tersebut diungkap Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin yang mengungkapkan awalnya ia dan Sandiaga melakukan komunikasi, kemudian Sultan Najamuddin mengusulkan agar mantan Calon Wakil Presiden (Cawapres) di Pilpres 2019 itu kembali berkantor di sejumlah termasuk di Pulau Sumatera seperti yang dilakukan ketika berkantor di Bali.

“Melalui komunikasi langsung kepada Menparekraf terhadap keinginan kita agar Bung Sandi juga berkantor di Sumatera mendapat sambutan yang sangat antusias,” ucap Sultan Najamuddin dalam keterangan tertulisnya Minggu (7/2/2021).

Dari komunkasi itu, keduanya lalu sepakat dalam waktu dekat segera mengagendakan pertemuan formal kelembagaan untuk melanjutkan diskusi khusus mengenai langkah-langkah agar dapat mendorong pengembangan sektor pariwisata di Sumatera bisa di optimalkan.

Sultan Najamuddin menegaskan dari kesepakatan, pimpinan DPD akan menindaklanjutinya dengan berkirim surat kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Selain itu, sejumlah pihak terkait juga akan dilibatkan dalam rencana ini antara lain mengundang pelaku dan pemerhati pariwisata di Sumatera.

Tujuannya, saat berkantor di Sumatara nanti, Menparekraf Sandiaga dapat berdialog dan mendapat masukan serta bertukar ide, pikiran, serta gagasan.

Salah satu ide yang kemungkinan akan dimatangkan dalam pertemuan nanti adalah ide pengusaha sekaligus penggiat pariwisata Sanggam Hutapea yang merupakan pencetus ide Tapanuli Nias Adventure tentang pentingnya kebijakan yang terintegrasi (paket pariwisata) dari Aceh hingga Lampung.

Program ini menekankan pelibatan kerjasama lintas daerah baik tingkat provinsi dan kabupaten/kota se Pulau Sumatera dengan tetap berbasis potensi keunggulan masing-masing wilayah.

“Ide Sumatera adventure dari Sanggam Hutapea itu sangat luar biasa. Dalam agenda kita bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif nanti sangat mungkin kita libatkan seluruh stakeholder yang mewakili penggiat pariwisata itu sendiri. Dan yang paling penting bahwa DPD RI berkomitmen penuh mendukung bagaimana setiap ide-ide konstruktif yang berkembang di publik dapat kita dorong menjadi referensi dan pertimbangan pemerintah pusat”, tutup Sultan B Najamudin.(har)

Comments

comments