Satgas Covid-19 Bubarkan Aktivitas Dua SD di Sorong

Tim Satgas COVID-19 kota Sorong saat mendatangi SD Negeri 26 Kota Sorong melakukan teguran. ANTARA/Ernes Broning Kakisina

Acuantoday, Sorong— Satgas Covid-19 Kota Sorong, Provinsi Papua Barat membubarkan dua Sekolah Dasar yang melakukan aktivitas belajar tatap muka tanpa ada surat persetujuan  pemerintah daerah setempat.

Dua Sekolah Dasar yang aktivitas tatap muka dibubarkan oleh tim Satgas Covid-19 kota Sorong, Rabu adalah SD Negeri 26 Kota Sorong dan SD Yapis An Nur Kota Sorong.

Koordinator Lapangan Satgas Covid-19 kota Sorong, Fenty Tallane, Rabu mengumpulkan Kepala Sekolah dan sejumlah Guru kedua SD tersebut dan memberikan teguran lisan karena telah melakukan pembelajaran tanpa kordinasi dengan Tim Satgas Covid-19.

“Meski menerapkan protokol kesehatan, namun belum ada izin dari pemerintah daerah melalui surat keputusan Wali Kota sehingga dibubarkan dan diberikan teguran lisan,” ujarnya.

Kedua sekolah mengakui melakukan pembelajaran tatap muka, berdasarkan hasil rapat kepala dinas pendidikan dan kebudayaan bersama seluruh kepala sekolah pada 19 Februari 2021.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong, Petrus Korisano yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan tidak ada perintah dari dinas pendidikan ataupun Wali Kota terkait pembukaan sekolah.

“Aktivitas tatap muka masih menunggu SK dari Wali Kota sebagai dasar membuka sekolah. Kami rencanakan Senin dan Selasa depan akan dibacakan SK Wali Kota mulai dari PAUD, SMP dan Sekolah di bawah Kementerian Agama,”tambah dia.***dian/ant

Comments

comments