Satgas Sisir COVID-19 di Ponpes Aa Gym

Wali Kota Bandung Oded M Danial. (Foto : dila)

Acuantoday.com, Bandung- Pendakwah kondang asal Kota Bandung KH Abdullah Gymnastiar atau yang lebih dikenal oleh masyarakat Aa Gym mengabarkan dirinya telah terinfeksi COVID-19 (Virus Corona).

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung pun menyatakan akan langsung melakukan langkah-langkah prosedural secara cepat untuk mendeteksi lingkungan dari Aa Gym usai mengabarkan terpapar COVID-19 itu.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengaku telah meminta Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 untuk melakukan contact tracing (pelacakan kontak) yang berinteraksi dengan Aa Gym.

“Saya sudah perintahkan kepada Satgas COVID-19, untuk melakukan itu di wilayah DT (Daarut Tauhid) lokasi pesantren yang dipimpin oleh Aa Gym,” ungkap Oded saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (30/12).

Oded yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 Kota Bandung berharap upaya contact tracing ini dapat menjadi cara dalam menekan sekaligus mengendalikan penyebaran Covid-19.

“Jika kegiatan seperti tracing berhenti tentu kami khawatir penyebaran COVID-19 akan menggunung dan tentunya sangat membahayakan. Makanya akan kami terus lakukan ini,” tutur Politisi PKS itu.

Seperti diketahui, Aa Gym mengumumkan secara resmi positif terinfeksi oleh COVID-19 setelah dirinya melakukan uji usap atau swab test PCR di Rumah Sakit (RS) Dustira, yang berada di Kota Cimahi.

Aa Gym menyampaikan informasi soal terinfeksi COVID-19 melalui video berdurasi sekitar 6 menit 50 detik yang dia unggah di akun instagram pribadinya @aagym, pada hari Selasa (29/12) kemarin.

Di dalam video tersebut, Aa Gym pun turut menceritakan kondisi terkini dirinya setelah dinyatakan positif Covid-19.

“Alhamdulillah sesudah di swab kemarin di Dustira, hasilnya positif. Alhamdulillah berarti harus karantina. Ini (sambil menunjukan alat pengukur) hasilnya masih bagus 98 (saturasi oksigen) 82 (denyut nadi) dan suhu tubuh masih bagus 36,3,” kata Aa Gym di video tersebut

Aa Gym kemudian menyampaikan agenda selama sepekan terakhir sebelum positif COVID-19. Mulai dari perjalanan Jakarta-Bandung, aktifitasnya di pesantren, hingga berkegiatan di Masjid Salman ITB.(dila)

Comments

comments