Saudi Buka Umrah, RI Berharap Masuk Negara yang Diizinkan

Jamaah berada di depan pintu Ka'bah./Foto: Istimewa

Acuantoday.com, JAKARTA―Pemerintah Indonesia sejauh ini masih menunggu rilis lanjutan dari Kerajaan Arab Saudi yang mengumumkan bakal membuka lagi layanan umrah pada 1 November 2020 mendatang, untuk jamaah luar negeri, khususnya bagi negara yang sudah mendapat izin memberangkatkan jemaah. 

Secara terbatas, Arab Saudi mulai membuka kegiatan umrah pada 4 Oktober 2020 untuk jamaah dalam negeri.

“Saudi dalam pengumumannya menyebut akan merilis daftar negara mana saja yang akan mendapatkan izin memberangkatkan jemaah umrah. Jadi kami masih menunggu rilis dari Kemenkes Saudi,” kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar, di Jakarta, Rabu (23/9).

Indonesia, kata dia, tentu berharap masuk dalam izin negara yang boleh memberangkatkan jamaah umrahnya. 

Pihaknya, menurut dia, selama ini terus melakukan koordinasi, baik dengan Konsul Haji KJRI Jeddah, maskapai penerbangan maupun Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) terkait persiapan jika penyelenggaraan ibadah umrah kembali dibuka. 

Koordinasi, katanya, antara lain membahas terkait prioritas pemberangkatan jemaah umrah yang tertunda sejak 27 Februari 2020, serta penerapan protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

“Kami sudah minta ke Konsul Haji KJRI untuk ikut memantau kemungkinan Indonesia mendapat izin memberangkatkan jemaah umrah,” tuturnya.

Koordinasi dengan PPIU dan maskapai juga terus dilakukan. Yang jelas, Kemenag, menurut dia, telah meminta jemaah umrah yang tertunda menjadi prioritas untuk diberangkatkan.  

“Kita juga membahas penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan umrah di masa Covid-19 bersama dengan Kemenkes,” lanjutnya. (ahm)

Comments

comments