Sebelum Dekati Penyidik, Tersangka Wali Kota Tanjungbalai Sempat Dekati Pimpinan KPK

Wali Kota Tanjungbalai, M. Syahrial. (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta- Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman mengaku mendengar informasi bahwa Wali Kota Tanjungbalai M. Syahrial sempat menghubungi Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar terkait penyelidikan KPK di Pemkot Tanjung Balai.

“Saya mendengarnya begitu, bahwa Wali Kota Tanjung Balai berusaha menjalin komunikasi dengan Bu Lili. Tapi, apakah Bu Lili menanggapi atau menindaklanjuti seperti apa, saya belum ada informasi. Tapi, setidaknya wali kota punya nomornya Bu Lili,” kata Boyamin di Jakarta, Senin (26/4/2021).

Berdasarkan informasi yang diterima, jelas Boyamin, MAKI tidak tahu bagaimana respon Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar saat dihubungi oleh tersangka yang ditangani lembaganya.

Seharusnya, kata Boyamin, Lili memblokir nomor Syahrial lantaran posisinya sebagai pimpinan dan Dewan Pengawas KPK harus memeriksa Lili untuk mengetahui apakah Lili merespon Wali Kota Tanjung Balai yang diduga mencoba mencari perlindungan.

“Harusnya Dewan pengawas KPK menyelidiki dan memproses sidang dewan etik mulai sekarang, melakukan investigasi dan klarifikasi tanpa harus menunggu proses pidananya. Karena ini harus saling menunjang,” pungkasnya.

Sebagai informasi, penyidik KPK penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju ditangkap dan ditetapkan tersangka gara-gara menerima Rp1,3 miliar dari Wali Kota Tanjung Balai.

Selain Robin, politikus Golkar yang juga Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin disebut juga dalam kasus tersebut yang berperan sebagai fasilitator antara Robin dan Wali Kota Tanjung Balai.(Mmu)

Comments

comments