Sejumlah Pintu Air Naikkan Status, BPBD DKI Ingatkan Warga Bantaran Sungai Agar Waspada

Seorang pria melihat pengangkatan sampah dari Pintu Air Manggarai oleh UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, sampah tersebut berasal dari luapan Kali Ciliwung pascastatus siaga satu Bendung Katulampa, Selasa (22/9/2020)./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Sejumlah pintu air di DKI Jakarta menaikkan status siaga akibat curah hujan yang tinggi sejak Kamis (18/2) siang ini.

Dari pantauan Acuantoday.com, di akun twitter resmi BPBD DKI Jakarta, menyebut, pos pintu air Angke Hulu hingga pukul 15.00 WIB, tinggi muka air mencapai 155 cm/gerimis, atau status siaga 3.

Atas status ini, BPBD DKI minta agar warga yang kemungkinan terdampak agar waspada.

Daerah itu antara lain, Rawa Buaya, Cengkareng Timur, Cengkareng Barat, Kembangan Utara, Kedoya Utara, Duri Kosambi, Kapuk, dan Kedaung Kaliangke.

Sementara, di daerah lain, seperti Pintu Air Karet, hingga pukul 15.00 WIB, juga berstatus siaga 3, dengan ketinggian muka air 530 cm/gerimis.

Daerah yang kemungkinan terdampak adalah Grogol, Kalianyar, Karet Tengah, Jati Pulo, Kota Bambu Utara, Kota Bambu Selatan, Tomang dan Petamburan.

Pos pantau Sunter hulu juga dipasang status 3 dengan tinggi muka air 170 cm/gerimis.

Sementara, Pintu Air Pulogadung, pada pukul 14.00 WIB tercatat tinggi muka air 560 cm/hujan dengan status siaga 3.

Daerah yang kemungkinan terimbas adalah Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading Barat, Koja, Pulogadung, Sungai Bambu, Sunter Jaya, Sumur Batu, Rawa Badak Selatan, Rawa Badak Utara, dan Kebon Bawang. (ahm)

Comments

comments