Sekali Lagi, Demokrat Sesalkan Sikap Moeldoko yang Ngotot Ingin Nyapres

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko/ Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menyayangkan sikap Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang nampak ngotot menjadi calon Presiden (Capres) di Pemilu 2024, sementara Presiden Joko Widodo alias Jokowi beserta para bawahannya sibuk mengatasi pandemi Covid-19.

“Jangan malah disibukkan untuk memikirkan pencapresan. Kasihan rakyat, lagi pandemi kok malah memikirkan pencapresan,” kata Herzaky kepada wartawan, Senin (8/2).

Menurut Herzaky, sebagai KSP Moeldoko baiknya fokus membantu Presiden Jokowi dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi. 

“Bapak Moeldoko itu saat ini KSP, stafnya Presiden. Tugasnya sekarang membantu Presiden menyelesaikan pandemi dan krisis ekonomi,” ujarnya.

Dijelaskan Herzaky, syarat menjadi Capres dari Partai Demokrat, Moeldoko terlebih dulu daftar menjadi kader partai baru bisa mendapat dukungan partai, bukan melakukan gerakan kudeta ketua umum partai lewat Kongres Luar Biasa (KLB).

“Jadi, kalau KSP Moeldoko mau menjadi capres melalui Partai Demokrat, masuk dulu sebagai kader Partai Demokrat,” jelasnya.

Keinginan Moeldoko yang tiba-tiba ingin menjadi Ketua Umum, apalagi melalui Kongres Luar Biasa, dipandangannya sebagai langkah inkonstitusional. 

Sebelumnya, Moeldoko membantah dirinya terlibat dalam gerakan kudeta atau pengambilalihan pucuk pimpinan partai dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) lewat Kongres Luar Biasa.

Moeldoko juga mengakui bertemu dengan para kader Partai Demokrat. Namun, pertemuan tersebut bukanlah membahas mengenai upaya kudeta terhadap AHY. (rht)

Comments

comments