Senin 14 September, DKI Jakarta Kembali Berlakukan PSBB Total

Gubernur DKI Jakarta ,Anies Baswedan

Acuabntoday.com, Jakarta – Pemprov DKI Jakarta kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Total mulai Senin, 14 September 2020. Kegiatan perkantoran non esensial dan tempat hiburan tak boleh beroperasi.

“Tempat-tempat hiburan akan ditutup, kegiatan yang dikelola oleh Pemprov DKI seperti Ragunan, Monas, Ancol, taman-taman kota, diganti kegiatan langsung di rumah seperti yang sudah berlangsung selama ini,” kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, di Balai Kota Jakarta, Rabu (8/9).

Dengan diberlakukanya kembali PSBB, kegiatan perkantoran non esensial di wilayah DKI Jakarta harus tutup dan menerapkan kebijakan work from home (WFH). Hanya ada ada 11 bidang usaha yang dikecualikan yang boleh berjalan dengan operasi minimal.

Kegiatan usaha makanan, rumah makan, restoran, atau kafe, tetap boleh beroperasi tetapi tidak diizinkan menerima pengunjung yang makan di tempat.

“Jadi, pesanan diambil, dan diantar, tapi tidak makan di lokasi, karena kita menemukan di tempat-tempat inilah terjadi Interaksi yang mengantarkan pada penularan,” ucap Anies.

Sebelumnya Pemperov DKI Jakarta pernah memberlakukan PSBB Total pada awal Maret 2020 ketika  COVID-19 mulai mengganas di Ibu Kota.

Keputusan memberlakukan kembali PSBB diambil karena jumlah kasus baru COVID-19 di Jakarta cukup tinggi belakangan ini.

“Kita terpaksa berlakukan PSBB seperti awal pandemi, inilah rem darurat yang harus kita tarik, kita terpaksa kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar seperti pada masa awal pandemi dulu,” ujar Anies. (Yoni/Ant)

 

 

Comments

comments