Sepekan DKI Jakarta Catat Kasus Positif Tertinggi

Ilustrasi - Pasien terinfeksi COVID-19. Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakart.(Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta- Kasus penambahan positif tertinggi penularan COVID-19 tercatat terjadi di provinsi DKI Jakarta selama satu pekan. Di wilayah yang menjadi ibukota negara ini penambahan jumlah kasus baru positif tertular corona selalu di atas 1.000 dalam sehari.

Data Kementerian Kesehatan RI hari ini, Jumat (20/11) mencatat kasus positif di DKI mengalami penambahan sebanyak 1.240 orang sehingga akumulatif kasus di DKI mencapai 124.243 orang.

Penambahan jumlah kesembuhan mencapai 936 pasien sembuh dengan total pasien sembuh di DKI Jakarta mencapai 113.677 orang. Sedangkan pasien yang meninggal dunia hari ini di DKI Jakarta bertambah sebanyak 15 orang sehinga total pasien meninggal dunia di DKI Jakarta telah mencapai 2.493 orang.

Sementara kasus positif COVID-19 tertinggi juga terjadi di tiga provinsi terpadat penduduknya yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Namun jumlahnya masih di bawah 1.000.

Jawa Barat misalnya tercatat kasus positifnya mencapai 872 kasus positif dengan total jumlah positif sebanyak 47.328 kasus.

Dua wilyah lainnya Jawa Tengah terjadi penambahan sebanyak 509 orang sehingga totalnya telah mencapai 46.248 kasus positif corona. Sedangkan di Jawa Timur jumlahnya terjadi penambahan 379 kasus baru positif sehingga kasus positif di Jawa Timur telah mencapai 58.041 kasus positif tertular virus corona.

Secara nasional, berdasarkan data harian Kementerian Kesehatan pada hari ini, penambahan kasus baru positif pasien COVID-19 sebanyak 4.792 kasus positif sehingga total kasus positif di tanah telah mencapai 488.310 orang terkonfirmasi positif corona.

Penambahan sebanyak itu setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 41.955 spesimen dalam 24 jam terakhir. Pemeriksaan spesimen tersebut dilakukan dengan menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

Dari total jumlah kasus positif tersebut sebanyak 62,080 atau 12,7 % merupakan kasus aktif yaitu pasien yang sedang menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit.

Sementara itu, penambahan jumlah terkonfirmasi positif juga diikuti penambahan pasien sembuh sebanyak 3.940 pasien sembuh. Dengan demikian jumlah total pasien sembuh sebanyak 410552 orang selama 24 jam terakhir.

Adapun kasus meninggal dunia dalam 24 jam terakhir penambahannya sebanyak 78 orang sehingga jumlah total pasien meninggal dunia karena COVID menjadi 15.678 orang.

Kasus COVID-19 telah terdata di 34 provinsi Indonesia. Dari 514 kabupaten/kota yang ada, sudah terdapat 505 kabupaten/kota dinyatakan terdampak penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2.(har)

Comments

comments