Sering Bikin Gaduh, Info Pemodelan Potensi Bencana Megathrust akan Diperbaiki

Sebuah kapal naik hingga ke jalan raya akibat bencana megathrust gempa disertai tsunami seperti di Aceh pada 2004 silam. Minggu (27/9) Ketua Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono menyatakan akan memperbaiki pemodelan info potensi megathrust yangs eringkali disalahpahami masyarakat./Foto : Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Kegaduhan seringkali muncul setiap kali para ahli menyampaikan pandangan mengenai potensi gempa dan tsunami besar. Kepanikan itu mencul menyusul potensi gempa megathrust yang disampaikan para ahli.

“Kami berharap masyarakat terus meningkatkan literasi, selanjutnya tidak mudah kagetan setiap ada informasi potensi bencana,” saran Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono di Jakarta, Minggu (27/9).

Dengan mengimbangi berita atau informasi seperti itu melalui literasi, maka kesalahpahaman dapat diatasi. Sebab, seringkali kecemasan dan kepanikan publik yang muncul menyusul peredaran informasi mengenai potensi gempa megathrust yang diawali adanya kesalahpahaman.

Daryono mencontoh, informasi mengenai potensi gempa megatrust dilakukan berdasarkan pemodelan yang dibuat para ahli. Pemodelan itu sebenarnya ditujukan sebagai acuan mitigasi saja.

Tetapi sebagian warga yang salah memahaminya menganggapnya sebagai potensi bencana megathrust sebagai bencana yang akan terjadi dalam waktu dekat.

“Ini masalah sains komunikasi yang masih terus saja terjadi, karena hingga saat ini masih ada gap atau jurang pemisah antara kalangan para ahli dengan konsep ilmiahnya dan masyarakat yang memiliki latar belakang dan tingkat pengetahuan yang sangat beragam,” kata Daryono.

Daryono berjanji akan memperbaki lagi pemodelan informasi yang dibuat para ahli sehingga kesalah seperti ini ke depan dapat dihindari. “Kasus semacam ini tampaknya masih akan terus berulang, dan pastinya harus diperbaiki dan akhiri,” tegasnya.

Dalam catatannya, ada trauma di masyarakat akan enacan megathrust pasca tsunami yang melanda Aceh pada tahun 2004 lalu.(har)

Comments

comments