Sia-sia Anggaran Miliaran Rupiah, Waterboom Panjupian Tapaktuan Dibiarkan Terbengkalai

Waterboom Panjupian Tapaktuan Dibiarkan Terbengkalai

Acuantoday.com, Aceh Selatan—  Proyek pembangunan waterboom yang telah menelan anggaran miliaran rupiah dibiarkan terbengkalai begitu saja. Sejumlah bangunan yang berada di lokasi pemandian di Desa Panjupian, Aceh Selatan, sudah ditumbuhi semak belukar.

“Kondisi wahana pemandian waterboom tersebut sangat disayangkan, belum sempat difungsikan dan belum dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Padahal proyek itu telah menelan anggaran miliaran rupiah,” kata pemerhati pembangunan Aceh Selatan Ismed kepada Acuantoday.com di Tapaktuan, (26/5/2021).

Pemerhati pembangunan Aceh Selatan Ismed

Semestinya, kata Ismed, wahana wisata tersebut sudah dapat dikunjungi dan dinikmati oleh masyarakat Aceh Selatan. Tapi, proyek yang bertujuan untuk memajukan daerah melalui dunia pariwisata, kini  justru bagaikan tak bertuan dan dibiarkan terbengkalai tidak bermanfaat.

Ismed berharap Pemkab Aceh Selatan segera memugar dan menfungsikan objek wisata Panjupian tersebut. “Kita juga meminta kepada penegak hukum untuk  melakukan pemeriksaan (audit) serta mengusut tuntas terkait pengerjaan proyek yang dibangun dengan anggaran miliaran tersebut,” tegasnya.

Adapun untuk pembiayaan proyek pembangunan di kawasan lokasi wisata Panjupian tersebut Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menganggarkan pembangunan secara bertahap sejak tahun 2017. Tahap pertama dengan anggaran Rp4,5 miliar yang bersumber dana intensif daerah atau APBK.

Waterboom Panjupian Tapaktuan Dibiarkan Terbengkalai

Kemudian dilanjutkan tahap II pembangunan pada tahun 2018 dengan kuncuran dana sebesar Rp4,7 miliar, dan pengerjaan proyek tersebut sempat tertunda pada tahun 2019.

Selanjutnya, di tahun 2020 Pemkab Aceh Selatan kembali lanjutan proyek waterboom tersebut dengan menguncurkan anggaran Rp800 juta. Namun dengan anggaran mencapai total Rp10 miliar, sampai kini waterboom tak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Sungguh sia-sia! (Naidy)

Comments

comments