Siap-siap Pendataan Keluarga di Kota Bandung Dimulai April Ini

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung Andri Darusman

Acuantoday.com, Bandung – Mulai bulan April ini Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) akan memulai melakukan pendataan keluarga di Kota Bandung.

Pendataan keluarga ini merupakan salah satu cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan pemanfaatan data demografi, data keluarga berencana dan data keluarga sejahtera. Begitu informasi yang disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung Andri Darusman dalam keterangannya, Sabtu (3/4).

Menurut Andri Darusman pendataan akan dilakukan hingga 31 Mei 2021 mendatang. Pendataan dilakukan untuk validasi data sebagai dasar pemerintah menentukan kebijakan.”Rata-rata satu kader yang akan terjun ke lapangan mendata 10-15 keluarga per hari. Ada juga yang 1 rumah ada 2-3 keluarga, jadi tidak dihitung rumah tapi kepala keluarga,” terangnya.

Meski dilakukan secara door to door, lanjut Andri Darusman, pihaknya memastikan setiap kader yang datang ke rumah akan mematuhi protokol kesehatan (prokes) secara ketat. “Oleh karenanya masyarakat tak perlu lagi khawatir dan diharapkan bisa mengikuti pendataan keluarga secara baik dan benar kalau ada kader yang datang,” tutur Andri Darusman.

Pendataan keluarga, kata Kepala DPPKB, dilakukan sesuai dengan amanat UU Nomor 52 Tahun 2019 tentang perkembangan kependudukan dan juga pembangunan keluarga.”Lalu tercantum di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 87 tentang perkembangan kependudukan, pembangunan keluarga, keluarga berencana, dan sistem informasi keluarga,” jelasnya.

Sebelumnya, lanjut Andri Darusman, pihaknya sudah melakukan sosialisasikan melalui media sosial dan iklan layanan masyarakat perihal bakal ada kegiatan pendataan keluarga ini.

“Mudah-mudahan seluruh masyarakat bisa siap-siap menerima petugas atau kader pendata, memberikan data-datanya yang akurat, jelas, tepat tidak dibuat-buat,” tandas Andri Darusman. (dila)

Comments

comments