Sindir soal Kudeta, Politisi PKPI Sindir AHY

Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY)/Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Politikus Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi ikut mengomentari pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terkait dengan isu pengambilalihan pucuk pimpinan partai.

Menurut Teddy, upaya ambil alih Partai lewat KLB itu legal. Sebab, KLB itu sendiri dilakukan oleh orang-orang dari dalam Partai itu sendiri.

“Gue ajarin lu ya Agus Yudhoyono, pertama, KLB itu legal dalam Partai, dan yang ikut KLB itu ya anggota partai tsb, gak bisa org luar. Kedua, penentu suara itu anggota Partai elu. Kalau mereka gak milih elu, itu bukan kudeta namanya, tapi elu kalah. Lu sebenarnya ngerti gak sih?,” cuit Teddy Gusnaidi di akun twitternya, Selasa (2/2).

Dikatakan Teddy Gusnaidi, harusnya AHY sebagai Ketua Umum memahami anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/RT) Patainya.

“Makanya elu baca dan pahami AD/ART, disitu ada tugas dan kewajiban elu sebagai ketua umum, jika elu gak jalankan tugas dan kewajiban elu, maka para pemilik suara di Partai berhak untuk mengadakan KLB untuk menggantikan elu. Masak hal mendasar begini elu gak paham?” tegas Tedy Gusnaidi.

Untuk diketahui, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengakui ada gerakan merebut paksa partainya yang melibatkan pejabat di lingkaran Presiden Jokowi. Menurut AHY, pejabat Istana berupaya menghubungi sejumlah kader Partai Demokrat untuk diajak melakukan ‘kudeta’.

“Para pimpinan dan kader Demokrat yang melapor kepada kami tersebut, merasa tidak nyaman dan bahkan menolak ketika dihubungi dan diajak untuk melakukan penggantian Ketum Partai Demokrat,” kata AHY lewat konferensi Pers Senin 1/2) kemarin. (rht)

Comments

comments