Soal Kerumunan Rizieq, PKB Beda Sikap dengan Gerindra

Rizieq Shihab mendapat sambutan dari ratusan simpatisan setiba di kediamannya, kawasan Petamburan, Jakarta./Foto: Acuantoday.com (Rahmat)

Acuantoday.com, Jakarta- Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid menyarankan agar masalah hukum kerumunan Habib Rizieq Shihab dilanjutkan dengan proses hukum, agar tidak mencederai rasa keadilan dalam penanganan masalah hukum di Indonesia.

“Ya proses hukum, dengan tidak mencederai rasa keadilan,” kata Jazilul kepada wartawan, Kamis (3/12).

Menurut Anggota Komisi III DPR RI ini, permintaan untuk menyelesaikan masalah kerumunan yang melibatkan Habib Rizieq lewat dialog dinilai tidak tepat, karena lebih pada proses politik. Selain itu, langkah dialog itu bisa dilakukan jika masalah yang dihadapi oleh Habib Rizieq tidak ada pelanggaran hukum.

“Hemat saya, kalau lewat jalur dialog itu proses politik, dapat saja ditempuh sepanjang tidak melanggar hukum. Kita hormati hukum,” jelasnya.

Olehnya itu, untuk menghindari polemik nanti, baiknya proses hukum masalah kerumunan Habib Rizieq dilakukan secara terbuka dan adil.

“Hemat saya, kasus ini dapat dilanjutkan atau dihentikan tergantung dari proses hukum yang berjalan. Kita berharap agar prosesnya transparan, terbuka, dan adil,” ucapnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Habiburokhman menyarankan kasus kerumunan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab diselesaikan secara dialog yang evaluatit ketimbang dari sudut pandang pidana.

“Kami menyarankan kasus kerumunan Habib Rizieq Shihab diselesaikan dengan dialog yang evaluatif. Agak sulit kalau hanya menyelesaikan kasus ini dari sudut pidana saja,” kata Habiburokhman dalam keterangan tertulis, Kamis (3/12). (rht)

Comments

comments