Suka Nasi Dingin? Ini Manfaat dan Risikonya

Ilustrasi nasi putih--- sumber foto drwf.org.uk

Acuantoday.com— Anda suka nasi dingin? Ternyata ada banyak manfaatnya lho mengkonsumsi nasi dingin, di antaranya dapat mengurangi kalori kebih dari setengahnya –dibanding makan nasi panas— juga membancu mencegah diabetes tipe 2. Selain manfaat, ada juga risikonya. Salah satunya potensi keracunan bakteri bacillus cereus.

Sebagaimana kita tahu, nasi merupakan makanan pokok di seluruh dunia, terutama di negara-negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Meskipun beberapa lebih suka makan nasi saat masih segar dan panas, namun ada juga yang menyukai nasi dingin, misalnya yang telah dikreasikan seperti nasi salad atau sushi.

Tulisan kali ini akan membahas keamanan mengkonsumsi nasi dingin. Mengutip healtline, nasi dingin memiliki kandungan pati resisten yang lebih tinggi dibandingkan nasi yang baru dimasak. Pati resisten adalah jenis serat yang tidak dapat dicerna oleh tubuh Anda. Namun, bakteri di usus Anda dapat memfermentasi, jadi ia bertindak sebagai prebiotik, atau makanan untuk bakteri tersebut.

Jenis pati resisten khusus ini disebut pati retrograded dan ditemukan dalam makanan bertepung yang dimasak dan didinginkan. Faktanya, nasi yang dihangatkan kembali tampaknya memiliki jumlah tertinggi.

Proses fermentasi menghasilkan asam lemak rantai pendek (short chain fatty acid), yang memengaruhi dua hormon – glucagon like peptide-1 (GLP-1) dan peptide YY (PYY) – hormon peredam rasa lapar. Keduanya juga dikenal sebagai hormon anti-diabetes dan anti-obesitas karena hubungannya dengan peningkatan sensitivitas insulin dan pengurangan lemak perut.

Satu studi pada 15 orang dewasa sehat menemukan bahwa makan nasi putih matang yang telah didinginkan selama 24 jam (4 ° C) dan kemudian dipanaskan kembali secara signifikan mengurangi kadar gula darah setelah makan, dibandingkan dengan kelompok control.

Selain itu, sebuah penelitian pada tikus yang diberi makan bubuk beras retrograded menemukan bahwa itu sangat meningkatkan kadar kolesterol darah dan kesehatan usus, dibandingkan dengan kelompok control. Namun demikian, meskipun temuan ini tampak menjanjikan, penelitian manusia lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi efek ini.

Resiko Makan Nasi Dingin

Makan nasi dingin atau panas meningkatkan risiko keracunan makanan dari bakteri bacillus cereus, yang dapat menyebabkan kram perut, diare, atau muntah dalam waktu 15-30 menit setelah menelannya.

Bacillus cereus adalah bakteri yang biasanya ditemukan di tanah yang dapat mencemari beras. Ia memiliki kemampuan untuk membentuk spora, yang bertindak sebagai perisai dan memungkinkannya bertahan hidup saat memasak.  Dengan demikian, nasi dingin mungkin masih tercemar bahkan setelah dimasak dengan suhu tinggi.

Namun, masalah dengan nasi yang dingin atau dihangatkan bukanlah bakteri, melainkan bagaimana nasi telah didinginkan atau disimpan. Bakteri patogen atau penyebab penyakit, seperti bacillus cereus, tumbuh pesat pada suhu antara 4–60 ° C – kisaran yang dikenal sebagai zona bahaya.

Oleh karena itu, jika Anda mendinginkan nasi dengan mendiamkannya pada suhu ruangan, spora akan berkecambah, dengan cepat berkembang biak dan menghasilkan racun yang membuat Anda sakit.

Sementara siapa pun yang mengonsumsi nasi yang terkontaminasi dapat mengalami keracunan makanan, mereka yang sistem kekebalannya lemah seperti anak-anak, orang dewasa yang lebih tua, atau wanita hamil, mungkin memiliki risiko infeksi yang lebih tinggi.

Cara Aman Makan Nasi Dingin

Karena memasak tidak menghilangkan spora bacillus cereus, beberapa orang percaya bahwa Anda harus memperlakukan nasi yang dimasak sama seperti Anda memperlakukan makanan yang mudah rusak.

Berikut adalah beberapa petunjuk penting untuk diikuti mengenai bagaimana menangani dan menyimpan nasi dengan aman.

Untuk mendinginkan nasi yang baru dimasak, dinginkan dalam waktu 1 jam dengan membaginya menjadi beberapa wadah. Untuk mempercepat prosesnya, letakkan wadah di dalam rendaman es atau air dingin.

Untuk mendinginkan sisa makanan, masukkan ke dalam wadah kedap udara. Hindari menumpuknya untuk memungkinkan aliran udara yang cukup di sekitarnya dan memastikan pendinginan yang cepat.

Nasi sisa sebaiknya tidak dibiarkan pada suhu kamar selama lebih dari 2 jam. Jika demikian, yang terbaik adalah membuangnya. Pastikan untuk mendinginkan nasi di bawah  5ºC untuk mencegah pembentukan spora. Anda dapat menyimpan nasi di lemari es hingga 3–4 hari. Dengan mengikuti petunjuk pendinginan dan penyimpanan ini memungkinkan Anda mencegah spora berkecambah.

Untuk menikmati sajian nasi dingin, pastikan untuk memakannya saat masih dingin daripada membiarkannya mencapai suhu ruangan. Jika Anda lebih suka memanaskan kembali nasi Anda, pastikan nasinya panas dengan suhu yang  telah mencapai 74ºC, sesuai termometer makanan.

Catatan

Nasi dingin aman dikonsumsi selama Anda menanganinya dengan benar. Faktanya, ini dapat meningkatkan kesehatan usus Anda, serta gula darah dan kadar kolesterol Anda, karena kandungan pati resistennya yang lebih tinggi.

Untuk mengurangi risiko keracunan makanan, pastikan untuk mendinginkan nasi dalam waktu 1 jam setelah memasak dan menyimpannya di lemari es dengan benar sebelum memakannya. ***dian

Comments

comments