Sultan: Penanganan Kasus Korupsi Stadion Mandala Krida Harus Cepat Diselesaikan

Sultan HB X saat peresmian Stadion Mandala Krida Yogyakarta.(Foto : Chaidir/Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Yogyakarta- Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan HB X tak mempersoalkan penggeledahan kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dan Badan Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa hari lalu.

Menurut Sultan, penggeledahan merupakan bagian penyidikan KPK atas dugaan korupsi pembangunan Stadion Mandala Krida tahun anggaran 2016-2017 itu memang sudah seharusnya dilakukan agar kasus tersebut bisa segera tuntas.

“Lha itu kan persoalan lama, cepat selesaikan aja, supaya tidak berkepanjangan. Proses hukumnya silakan aja,” kata Sultan kepada wartawan di Kompleks Kepatihan Jogja, Jumat (19/2/2021).

Stadion Mandala Krida Yogyakarta. (Foto : Chaidir/Acuantoday.com)

Ia juga tak mempersoalkan apabila di kemudian hari ada pejabat di lingkungan Pemda DIY terseret dalam kasus tersebut. Sultan mempersilakan pihak-pihak terkait untuk memproses hukum pejabat yang terlibat jika terbukti bersalah.

“Ya ndak papa, kalau memang salah mau apa? Tapi kan proses itu belum sampai di situ, gapapa, kalau memang ada sesuatu yang sifatnya pidana proses aja,” ujar Sultan.

Sebelumnya, KPK menggeledah Kantor Disdikpora dan BPO DIY, Rabu (17/2/2021). Penggeledahan ini terkait dengan kasus dugaan rasuah pembangunan Stadion Mandala Krida di DIY tahun anggaran 2016-2017.

Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya mengatakan penggeledahan berlangsung mulai pukul 10.30 WIB dan baru selesai sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam kurun waktu itu, petugas menyita 32 macam dokumen dari dua ruangan, yakni ruang arsip dan bagian perencanaan Disdikpora DIY. Seluruh dokumen tersebut terkait pembangunan Stadion Mandala Krida.

“Yang diambil ada 32 macam dokumen, mulai dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) sejak 2012-2017, kemudian ada rencana kerja dari tahun yang sama, lalu ada KUA PPAS. Semuanya terkait dokumen penganggaran untuk pembangunan Mandala Krida,” kata Didik.

Kepala BPO DIY Eka Heru Prasetya mengatakan pada hari dan jam yang sama, kantornya juga didatangi petugas KPK. Di BPO DIY, petugas menggeledah dua ruangan, salah satunya ruang yang ditempati Eka. Petugas juga menyita sejumlah dokumen terkait proyek pembangunan Stadion Mandala Krida.

“Ada dokumen yang dibawa, seluruhnya terkait proyek pembangunan Mandala Krida,” ujar Eka. (Chaidir)

Comments

comments