Tahun 2020, Ada 4 Juta UMKM Masuk Sistem Digital

BNI hadirkan ekosistem layanan digital melalui BNI Smart Solution kepada pelaku UMKM (ANTARA/HO-BNI)./Foto:Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki menyebut, ada 4 juta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang masuk dan terhubung ke ekosistem digital (onboarding) pada 2020 lalu sebagai langkah adaptasi mereka untuk bertahan di tengah pandemi Covid-19.

“Tahun lalu ada peningkatan 4 juta UMKM kita yang onboarding di platform digital. Jadi total ada sekitar 12 juta atau 19 persen,” kata MenkopUKM Teten Masduki dalam diskusi daring.

MenkopUKM Teten Masduki mengatakan pandemi Covid-19 diakuinya berdampak besar bagi pelaku UMKM. Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), ada sekitar 500 ribuan dari total 64 juta UMKM mengalami kolaps karena pandemi.

“Survei BPS, sekitar 40-80 persen omzetnya turun, akibatnya mereka banyak yang punya masalah ke pembiayaan,” kata Teten Masduki.

Meski tertekan, Teten menilai UMKM Indonesia relatif bisa bertahan dan melakukan adaptasi atas situasi yang terjadi, salah satunya dengan beralih ke platform digital.

Selain itu, dengan daya beli masyarakat yang terbatas akibat pandemi, banyak pelaku UMKM yang berubah haluan memproduksi barang-barang yang permintaannya tinggi seperti produk homecare, makanan, hingga kesehatan.

“Kalau berdasarkan (data) Bappenas, mereka berhasil melakukan adaptasi dengan situasi baru. Dengan daya beli masyarakat yang terbatas, mereka mengubah produknya ke homecare, makanan, kesehatan, karena itu demand yang paling tinggi. Itu yang saya kira kemampuan adaptasi mereka (UMKM) luar biasa,” kata Teten Masduki.

Dalam kesempatan itu Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) M Ikhsan Ingratubun mengatakan tren digitalisasi tak bisa dipungkiri harus bisa diadopsi UMKM saat ini.

“Tren sekarang tidak bisa dipungkiri, UMKM yang berhasil dan akan naik kelas dengan baik, dia harus mengetahui tren digital. Jadi suka tidak suka, mau tidak mau, force majeure, terpaksa harus masuk dunia digital,” katanya.

Ikhsan mengatakan umumnya UMKM yang masuk ekosistem digital pun mendapatkan hasil yang baik. Ia pun mengapresiasi program pemerintah, termasuk KemenkopUKM yang terus memberi pelatihan digital bagi pelaku UMKM.

Tidak hanya pelatihan, selama pandemi pemerintah juga aktif menggulirkan bantuan berupa akses pemasaran hingga bantuan keuangan agar UMKM bisa bertahan di tengah masa sulit.

“Kunci keberhasilan dari membangkitkan UMKM itu, beri akses pemasaran, beri akses pembinaan dan pelatihan, dan beri akses keuangan,” ujar Ikhsan. (ahm)

Comments

comments