Tak Ada RT Zona Merah di Sleman

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman dr Joko Hastaryo MKes. (Foto : Chaidir/Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Yogyakarta- Kabupatem Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah melakukan pemetaan epidemiologi Covid-19. Hasilnya, Hingga Kamis (11/2/2021) tidak ada RT zona merah dari 7.414 RT yang ada, dan hanya 1 RT dinyatakan zona oranye yang berada di wilayah kapanewon (kecamatan) Godean.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman dr Joko Hastaryo MKes, dari seluruh RT sebanyak 487 RT masuk kategori zona kuning. Sisanya, masuk zona hijau.

“Tidak ada RT yang masuk zona merah. Satu RT yang masuk zona oranye hanya berada di satu Kapanewon [Godean] sementara RT yang masuk zona kuning berada di semua kapanewon,” katanya.

Joko menjelaskan, tidak ada RT di Sleman yang menerapkan Instruksi No.4/INSTR/2021 terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro. Dalam aturan PPKM Mikro baik Inmendagri No.3/2021, Instruksi Gubernur DIY No.5/INSTR/2021 maupun Instruksi Bupati No.4/INSTR/2021 ditentukan, suatu RT masuk kategori zonasi merah jika ditemukan lebih dari 10 kasus positif dalam satu RT. Adapun zona oranye ditentukan dengan adanya 6-10 kasus positif dan RT disebut zona hijau bila dalam 7 hari terakhir tak ada kasus positif Covid-19.

Dikatakan, untuk skenario pengendalian Covid-19 di zona oranye, Satgas diminta menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat lalu melakukan isolasi mandiri untuk pasien positif dan kontak erat dengan pengawasan ketat. Di zona oranye juga dilalukan penutupan rumah ibadah, tempat bermain anak, dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial.

Adapun RT yang masuk zona kuning, skenario pengendalian yang dilakukan, Satgas diminta menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat lalu melakukan isolasi mandiri untuk pasien positif dan kontak erat dengan pengawasan ketat. Di zona kuning tidak dilalukan penutupan rumah ibadah, tempat bermain anak, dan tempat umum lainnya. Untuk zona hijau, skenario pengendalian dilakukan dengan surveilans aktif, seluruh suspek dites dan pemantauan kasus tetap dilakukan secara rutin dan berkala.

“Meskipun di Sleman tidak ada RT yang masuk zona merah, atau mayoritas zona hijau namun masyarakat tetap harus mematuhi protokol kesehatan,” tegas Joko.

Berdasarkan data wilayah administrasi Pemkab Sleman, kabupaten ini terbagi dalam 17 kapanewon, 86 kalurahan, 1.212 padukuhan, 7.414 RT dan 3.005 RW. (Chaidir)

Comments

comments