Tak Bawa Surat Sehat Covid-19, Wisatawan Ditolak Masuk Malioboro

Pintu gerbang Kampung China di Ketandan Malioboro, Yogyakarta. Perayaan Imlek di masa pendemi Covid-19 tahun ini tak ada geliat Imlek. (Foto : Chaidir/Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Yogyakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menemukan banyak wisatawan dari luar daerah yang tidak mampu menunjukkan surat keterangan sehat Covid-19 saat libur panjang Imlek, sehingga ditolak masuk kawasan wisata termasuk Malioboro.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, menjelaskan bahwa petugas gabungan dari unsur Satpol PP, Polri, serta TNI, melakukan pemeriksaan secara acak di tempat-tempat wisata sejak 12 Februari hingga 14 Februari untuk memastikan kedisiplinan wisatawan.

Beberapa objek wisata yang dijadikan sasaran operasi itu meliputi, Malioboro hingga ke kawasan Tugu Pal Putih, Alun-alun Selatan, Gembiraloka Zoo, Taman Sari dan sebagainya.

“Misalnya di Malioboro, ada warga dari berbagai kota di Jawa Tengah dan Jakarta tidak bawa hasil swab antigen. Sehingga, mereka diminta segera masuk ke mobil dan mencari surat sehat,” ujar Heroe, Minggu (14/2/2021).


Rumah khas Warga keturunan China di Kampung China Ketandan, Malioboro, DI Yogyakarta. (Foto : Chaidir/Acuantoday.com)

Dari pantauan, selama perayaan Imlek tahun ini kawasan Malioboro sepi. Kampung Ketandan yang dikenal sebagai “Kampung China” juga tak menunjukkan geliat Imlek.

Dikatakan Heroe hampir di setiap tempat wisata petugas menemukan rombongan kecil yang datang tidak melengkapi dirinya dengan surat hasil swab antigen negatif.


Malioboro sepi dalam suasana Imlek. (Foto : Chaidir/Acuantoday.com)

Wakil Wali Kota Yogyakarta itu menyampaikan, pemeriksaan acak dilakukan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Wali Kota, serta aturan perjalanan antar daerah yang diterbitkan oleh Satgas tingkat nasional. Yakni, wajib menunjukkan surat sehat hasil swab antigen ataupun PCR.

“Sehingga, pengurangan mobilitas sebagaimana yang kami harapkan selama PPKM Mikro ini, dengan mengatur para wisatawan luar daerah untuk menunjukkan surat sehat terbebas dari paparan corona,” katanya.

Terlebih, lanjut Heroe, Satgas di tingkat provinisi pun sudah menggelar pemeriksaan acak, serta memfasilitasi swab test antigen, ketika melakukan giat di area perbatasan terhadap kendaraan yang hendak memasuki Yogyakarta, sejak Jumat (12/2/2021) lalu.

“Pemkot Yogyakarta menindaklanjuti dengan pemeriksaan acak di tempat wisata ya, untuk memastikan semua mentaati itu. Pemeriksaan terus kami laksanakan sampai malam nanti,” ujarnya. (Chaidir)

Comments

comments