Tak Berkutik, Bagyo Wahyono Kalah Telak di Kandang Sendiri

Proses penghitungan suara di TPS 08, elurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, tempat di mana calon Wali Kota Surakarta, Bagyo Wahyono, menggunakan hak suaranya, Rabu (9/12). /Foto: Acuantoday.com (Seger)

Acuantoday.com, Solo―Calon Walikota Surakarta, Bagyo Wahyono, kalah telak di tempat pemungutan suara (TPS)-nya sendiri, yakni 08 di Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan.

Penghitungan suara dimulai sejak sekitar pukul 14.00 WIB dan selesai pukul 15.00 WIB di TPS yang hanya berjarak beberapa meter saja dari kediaman Bagyo.

Dari hasil penghitungan, pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa mendapatkan 146 suara. Sementara, Bagyo Wahyono bersama FX Supardjo (Bajo) mendapatkan 58 suara.

Berdasarkan pantaun kontributor Acuantoday.com dari Solo, diketahui ada suara tidak sah sebanyak 45 suara. Sementara yang tidak hadir 179 dari total DPT 428.

“Kebanyakan yang tidak hadir karena tak bisa ditemui seperti berada di luar kota dan luar negeri,” kata Ketua KPPS 08 Penumping, Andre Musono usai penghitungan suara selesai.

Masyarakat  terlihat antusias dengan penghitungan tersebut. Bahkan warga yang mayoritas pendukung Bajo bersorak ketika surat suara mencoblos pasangan yang maju dari jalur independen tersebut.

Namun, ada cerita menarik dari surat suara yang tidak sah dengan total 45 suara. Yakni ditemukan surat suara yang dicorat-coret menggunakan bolpoin.

“Surat tidak sah. Dicoret-coret pilih Gisel,” kata Andre saat menunjukkan kertas suara dan disambut gelak tawa banyak orang.

Sementara Ketua Tim Pemenangan Bajo, Sigit Prakosa legawa dengan hasil itu.

“Ya itulah hasilnya,” ucapnya. (seger)

Comments

comments