Tak Ingin Gegabah Tangani Kasus DP0 Persen, KPK Persilakan MAKI Gugat ke Pengadilan

Logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). /Foto: Tangkapan Layar Twitter

Acuantoday.com, Jakarta—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempersilakan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI), Boyamin Saiman untuk mengajukan gugatan ke pengadilan bila merasa tidak puas terhadap penanganan kasus pengadaan tanah untuk program rumah DP0 Persen yang digulirkan Gubernur Anies Baswedan,

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri menjelaskan, KPK sekali lagi menegaskan, penyidik tidak bisa ditekan dan hanya bekerja berdasarkan bukti yang tersedia.

”KPK tidak bisa didesak pihak manapun. Silakan, jika yang bersangkutan mau melakukan gugatan praperadilan,” kata Ali di Jakarta, Senin (15/3).

KPK saat ini, ucap Ali, masih melakukan penyidikan dan bekerja keras untuk mengumpulkan semua bukti guna menyeret semua pihak yang terlibat dalam penggelembungan tanah yang berlokasi di Munjul, Jakarta Timur itu.

”Proses penyidikan saat ini sedang kami lakukan dan dipastikan sesuai dengan aturan hukum. Aturan hukum yang mesti kami patuhi,” ujarnya.

Mengadili pelaku, jelas Ali, memang penting. Tapi, penegak hukum harus pula bertindak sesuai aturan main, tidak boleh gegabah atau bertindak menuruti tekanan pihak luar yang tak berdasar bukti-bukti yang sah.

”Bagi kami, jauh lebih penting setiap tindakan hukum dalam bentuk apapun harus pula memiliki landasan hukumnya,” pungkasnya. (mmu)

Comments

comments