Tekan Angka Kematian, Protokol Standar Terapi Covid-19 Segera Disosialisasikan ke Rumah Sakit

virus corona

Acuantoday.com, Jakarta – Kementerian Kesehatan akan segera menyosialisasikan protokol standar terapi penanganan Covid-19 ke seluruh rumah sakit yang menjadi prioritas penanganan pemerintah saat ini. 

Setelah itu, Kemenkes akan melakukan mentoring klinis ke berbagai ICU RS rujukan dan RS perawatan secara periodik baik virtual maupun langsung untuk menurunkan angka kematian.

Hal ini dikatakan Staf Khusus Menkes Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan Alexander Ginting saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) virtual pengendalian Covid-19 di Jakarta, Senin (21/9), seperti dikutip dari Keterangan tertulis Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves).

Lebih jauh, Alexander mengatakan, protokol standar terapi penanganan pasien Covid 19 ini berisi tatalaksana manajemen klinis ringan, sedang dan berat.

Ia juga menyebut, protokol yang disusun bersama lima organisasi profesi dokter spesialis yakni PDPI, PAPDI, IDAI, PERDATIN, PERKI, dan berdasarkan pedoman WHO ini, sudah termasuk standar penanganan serta obat yang harus diberikan kepada pasien berdasarkan derajat kasusnya.

“Yang tidak kalah penting adalah kami juga akan memperkuat sistem deteksi dini Covid 19 yang terstandar, memastikan setiap RS rujukan dan RS perawatan memiliki pasokan medis dan peralatan yang memadai dalam setiap fase CICO (Circulation, Inflamation, Coagulapathy, Oxigenation),” kata Alexander.

Latar belakang penyusunan Protokol Standar Perawatan Pasien Covid 19 ini adalah untuk menekan angka kematian pasien Covid 19 di ICU.

Alexander mengatakan, dari riset yang telah dilakukan menunjukkan beberapa faktto yang memengaruhi angka mortalitas di ICU. Yaitu, keterlambatan pasien datang ke pusat pengobatan, diagnosis yang lambat diberikan, pengobatan yang tidak akurat, maupun ketidaktersediaan ventilator.

Hadir dalam rakor tersebut antara lain Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dan Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah. Selain itu, hadir pula perwakilan dari Kodam, Polda serta RS rujukan maupun RS perawatan Covid 19 dari 8 provinsi utama dan Provinsi Aceh. (ahm)

Comments

comments