Tekan Meluasnya Pandemi COVID -19, Spanyol Segera ‘Lockdown’ Madrid

Sejumlah orang melakukan aksi taekwondo saat memprotes penutupan gedung olahraga, ditengah wabah penyakit virus corona (COVID-19), di lapangan San Jaume, Barcelona, Spanyol, Senin (27/7/2020) /Foto:Antara
Acuantoday.com–  Pemerintah Spanyol  Rabu (30/9) mengumumkan akan melakukan “pembatasan baru” di Madrid untuk mencegah meluasnya wabah virus corona.

Antara melaporkan, warga Madrid dilarang keluar kota, kecuali untuk keperluan yang sangat penting. Sebaliknya, orang luar dilarang masuk Madrid, kecuali yang punya urusan genting.

“Kesehatan Madrid adalah kesehatan Spanyol. Madrid istimewa,” kata Menteri Kesehatan Salvador Illa pada konferensi pers untuk mengumumkan peraturan baru, yang akan mulai berlaku dalam beberapa hari mendatang.

Penduduk akan diizinkan bepergian lintas batas kota untuk bekerja, sekolah, mengunjungi dokter, atau pergi berbelanja.

Namun, mereka harus tetap berada di dalam kota jika ingin melakukan kegiatan rekreasi, menurut kesepakatan soal aturan baru itu.

Langkah-langkah lain yang akan diterapkan termasuk penutupan bar dan restoran pada pukul 23.00, dari sebelumnya pukul 01.00.

Taman-taman umum dan taman bermain juga akan ditutup, sementara peserta yang hadir pada acara kumpul-kumpul akan dibatasi hingga enam orang.

Madrid, yang saat ini menjadi zona merah, menyumbang sedikitnya sepertiga dari 133.604 kasus yang ditemukan di Spanyol selama dua minggu terakhir.

Spanyol telah mencatat total 769.188 kasus virus corona, lebih banyak dari negara-negara lain di Eropa Barat. Jumlah keseluruhan korban jiwa di Spanyol akibat COVID-19 mencapai 31.791 orang. (Yogi)

 

 

 

 

Comments

comments