Telegram Kapolri terkait Pelanggar UU ITE Harus Konsisten Dilaksanakan

Iliustrasi - Topi PDH Polri./Foto : Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani mengakui pihaknya menyambut baik langkah Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang mengeluarkan surat telegram, soal pedoman penanganan kasus Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Kami di Komisi III menyikapi positif keluarnya SE tersebut,” kata Arsun Sani kepada wartawan, Selasa (23/2).

Dikatakan Arsul Sani, Surat Edaran Kapolri ini akan dipercaya jika para polisi yang bertugas di reserse kriminal benar-benar menjalankan Surat Edaran tersebut.

“Yang paling penting nantinya SE tersebut benar-benar dijalankan oleh jajaran Polri di bawah, khususnya mereka yang bertugas di bawah reserse kriminal,” ucapnya.

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini juga berharap, para anggota Polri konsisten menjalankan dan menerapkan aturan yang sudah dikeluarkan oleh Kapolri, agar publik makin yakin bahwa polisi bekerja berdasarkan aturan yang dikeluarkan oleh Kapolri.

“Nah, dalam era di mana masyarakat makin menginginkan satunya kata dengan perbuatan dari semua jajaran penyelenggara negara, termasuk Polri, maka konsistensi pelaksanaan kebijakan atau aturan ini menjadi sangat penting, tidak terkecuali juga terkait SE Kapolri yang baru ini,” jelasnya.

“Kita harapkan juga Kapolri beserta Irwasum dan Propam Polri langsung mengawasi kepatuhan dalam pelaksanaan isi SE tersebut,” sambungnya.

Yang terpenting menurut Wakil Ketua MPR RI ini, Surat Edaran Kapolri Nomor 6 Tahun 2015 tentang ujaran kebencian dapat diawasi dengan baik, termasuk pada pengguna media sosial atau media elektronik lainnya.

“Ini sisi yang paling penting, sebab dahulu juga ada SE Kapolri Nomor 6 Tahun 2015 yang dikeluarkan pada saat Kapolri dijabat oleh Jenderal Badrodin Haiti terkait penanganan kasus ujaran kebencian, termasuk yang menggunakan sarana medsos atau media elektronik,” pungkasnya.

Diketahui, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan Surat Edaran tentang penerapan UU ITE pada Jumat (19/2) akhir pekan kemarin. Surat Edaran dengan nomor SE/2/11/2021 tentang Kesadaran Budaya Beretika untuk Mewujudkan Ruang Digital Indonesia yang Bersih, Sehat, dan Produktif.

Salah satu poin dalam Surat Edaran itu yakni, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta penyidik memprioritaskan langkah damai, dalam menyelesaikan kasus yang berkaitan dengan laporan dugaan pelanggaran UU ITE. (rht)

Comments

comments