Terapkan Prokes, Logistik Pilkada Semarang Dijamin Aman dari COVID

Sekretaris Daerah Kota Semarang, Iswar Aminuddin. (Foto : Alvin)

Acuantoday.com, Semarang- Menjelang hari H Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak pada Rabu (9/12), Pemerintah Kota Semarang memastikan semua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Kota Lumpia akan disemprot disinfektan.

Penyemprotan disinfektan dilaksanakan guna mencegah terjadinya penyebaran virus COVID-19 baik bagi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) atau pun masyarakat yang menggunakan hak pilihnya.

Rencananya penyemprotan yang akan melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran, Pekerjaan Umum, Perumahan dan Permukiman, Badan Penanggulan Bencana Daerah, serta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal ini akan dimulai Senin (7/12) hingga Jumat (11/12) mendatang.

Iswar Aminuddin selaku Sekretaris Daerah Kota Semarang mengatakan bahwa kegiatan penyemprotan menjadi upaya Pemkot mendukung penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 yang bebas dari penularan COVID-19 di Kota Semarang dan meyakinkan masyarakat untuk datang ke TPS.

“Harapannya melalui penyemprotan ini, kita ingin meyakinkan kepada masyarakat supaya tidak khawatir datang ke TPS untuk menyalurkan hak suara,” ujar Iswar.

Sebelumnya Pemerintah Kota Semarang bersama KPU dan Bawaslu juga telah melakukan simulasi pencoblosan yang sesuai dengan protokol kesehatan, sehingga masyarakat tidak perlu cemas.

“InsyaAllah semua berjalan lancar dan aman dari potensi penularan COVID-19,” imbuh mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang ini.

Selain disinfektan massal di 16 kecamatan, nantinya seluruh anggota KPPS akan menggunakan alat pelindung diri lengkap mulai dari masker, face shield hingga sarung tangan sekali pakai. Tak berhenti di situ, tempat cuci tangan beserta sabun dan alat pengukur suhu badan juga akan disiapkan di setiap TPS.

Pilkada di Kota Semarang akan diikuti oleh satu pasangan calon yakni pasangan Hendrar Prihadi (Hendi) dan Hevearita Gunaryanti Rahayu yang diusung oleh semua partai politik yang menduduki kursi DPRD Kota Semarang.

Pasangan petahana ini akan menghadapi kotak kosong karena tidak ada pasangan lain yang mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang.(Alvin)

Comments

comments