Terkena Virus Jembrana, 22 Ekor  Sapi di Palembang Mati

Ilustrasi - Seorang pekerja memberi makan sapi di salah satu peternakan yang di Palembang, Sumsel, Kamis (4/6). Foto:Antara/Nova Wahyudi

Acuantoday.com, Palembang  – Sebanyak 22 ekor sapi mati mendadak karena terserang virus Jembrana.

“Kami menerima laporan jika ada 22 ekor sapi milik peternak mati,” kata Ketua Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sumsel, Jafrizal, Jumat (26/3).

.Dia menjelasakan, sapi yang mati  awalnya mengalami masalah kurang nafsu makan dan mengeluarkan keringat darah. Pihaknya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan pun mengambil sampel untuk diteliti.

” Hasilnya sapi-sapi itu mati akibat penyakit dari virus Jembrana,” katanya.

Jafrizal mengatakan, pihaknya menyarankan peternak agar mengubur sapi yang mati.

“Sebenarnya dagingnya tetap boleh dikonsumsi dengan pengolahan yang benar, kecuali bagian organ tubuh dari hewan yang telah rusak. Sebab virus ini sifatnya tidak dapat menular dari hewan ke manusia” katanya

Dia menambahkan, sejak Januari lalu  peternak telah diimbau agar tidak membeli sapi dari Bengkulu maupun Jambi. Pasalnya sapi di dua daerah itu telah ditemukan kasus penyakit Jembrana.

“Tapi yang mungkin alasan petimbangan harga ternak yang lebih murah membuat hal itu tetap dilakukan,” katanya.

Sebagai upaya pencegahan, tim telah melakukan penyeprotan disinfektan ke kandang milik 117 peternak sapi di secara bertahap, serta membagikan vitamin hewan.

“Tim juga sudah turun untuk memastikan kondisi kebersihan kandang peternah sesuai dengan ketentuan,” kata Jafrizal. (Bram/Antara)

Comments

comments