Terkendala Kondisi Alam, Pencarian Prajurit TNI Yang Hilang Dihentikan

Komandan Kodim 1710 Mimika Letkol Infantri Yoga Cahya Prasetya./Foto:Antara/ Evarianus Supar

Acuantoday.com Timika – Pencarian prajurit TNI  yang jatuh ke sungai di wilayah Tsinga, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa (12/1) lalu, dihentikan.

Komandan Kodim 1710 Mimika Letkol Infantri Yoga Cahya Prasetya di Timika, menjelaskan, penghentian pencarian prajurit bernama Pratu Kurniawan itu diputuskan saat Komandan Yonif 756/WMS mengunjungi Pos Satgas Pamrahwan Tsinga, tempat Pratu Kurniawan bertugas, beberapa hari lalu.

“Proses pencarian dihentikan karena terkendala kondisi medan yang sulit dan tidak mudah untuk ditelusuri lewat jalur sungai. Berbagai upaya sudah dilakukan, salah satunya menggunakan drone, tapi juga tidak menuai hasil,” kata Letkol Yoga, Rabu(27/1).

Menurut laporan dari prajurit yang bertugas di lapangan, demikian Letkol Yoga, alur sungai yang melintasi Kampung Tsinga itu turun ke Kampung Benangin dan selanjutnya hingga ke wilayah dataran rendah Mimika dan bermuara di Sungai Inauga.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan masyarakat yang ada di sekitaran Sungai Inauga untuk memberitahukan kepada kami jika menemukan anggota kami yang terbawa arus sungai,” ujarnya.

Pratu Kurniawan bergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan yang bertugas di Pos Satgas Yonif 756/WMS di Kampung Tsinga.

Pada Selasa (12/1) siang, Pratu Kurniawan bersama rekan-rekannya melaksanakan patroli  di sekitar kampung yang berada di wilayah dataran tinggi Mimika.

Saat melewati jembatan kayu, dia terpeleset karena licin dan jatuh ke sungai.

“Korban  sempat berupaya memegang tali rotan, namun akhirnya jatuh ke sungai. Sempat berupaya berenang, tapi karena arus sungai deras akhirnya tenggelam dan terbawa arus,” jelas Letkol Yoga. (Bram/Antara)

Comments

comments