Tersangka Demo UU Cipta Kerja di Ibukota Mayoritas Pelajar

Polda Metro Jaya menetapkan 54 tersangka demo penolakan UU Ciptaker. Kebanyakan dari mereka berstatus pelajar. Mereka diduga melakukan kerusakan hingga berbuat kekerasan pada aparat. Foto: Rohman Wibowo/Acuantoday.com

Acuantoday.com, Jakarta- Polda Metro Jaya telah menetapkan 54 orang sebagai tersangka, yang diduga melakukan perusakan fasilitas umum dan kekerasan terhadap aparat kepolisian saat aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja pada 8 Oktober lalu.
Kebanyakan dari tersangka, disebutkan polisi, merupakan pelajar.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana, mengatakan, penetapan status tersangka itu dilakukan berdasar hasil pemeriksaan terhadap 1.192 orang yang berhasil diamankan.

Nana menjabarkan sebanyak 135 orang diantaranya berpotensi statusnya dinaikkan dari tingkat penyelidikan ke penyidikan. Sedangkan, 83 orang sudah ditingkatkan ke proses penyidikan.

“Dari hasil pemeriksaan, ada 135 orang yang berpotensi ke tingkat penyidikan. Dari data itu, yang sudah ditingkatkan ke proses penyidikan sebanyak 83 orang kemudian 54 orang ditetapkan sebagai tersangka,” kata Nana di Mapolda Metro Jaya saat jumpa pers, Senin (12/10).

Nana menambahkan, dari 54 tersangka, sebanyak 28 orang diantaranya sudah masuk bui. Dikatakannya, kebanyakan dari mereka yang ditangkap merupakan pelajar dan terancam jeratan pasal 170 KUHP dengan hukuman penjara paling lama 5 tahun.

“Mayoritas pelajar dan mereka kami pulangkan dengan syarat, orang tua datang dan membuat pernyataan,” kata Nana.

Pelajar yang terbukti tidak bersalah, sambung Nana,pihak kepolisian telah memulangkan mereka dengan syarat, selain orang tua yang bersangkutan wajib menjemput dan harus membuat surat pernyataan.
(rwo)

Comments

comments