Jadi Klaster Baru Corona, Masyarakat Diminta Aktif Melapor Pelanggaran oleh THM

Ilustrasi- Tempat hiburan malam (THM) pada salah sudut wilayah Ibukota DKI Jakarta. Pemprov DKI Jumat (25/9) mengimbau warga DKI Jakarta agar aktif melaporkan pelanggaran yang dilakukan oleh pengelola tempat hiburan malam karena masih buka melewati batas waktu yang ditentukan. /Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Pemprov DKI Jakarta sedang mendata informasi mengenai mes pekerja tempat hiburan malam (THM) yang disebut menjadi klaster virus corona sebagaimana disampaikan oleh Tim Satgas Penanganan COVID-19.

Untuk mencegah makin meluasnya klaster tempat hiburan malam dalam penularan COVID-19, masyarakat diminta aktif melapor THM yang masih buka tengah malam dan melanggar ajuran pemprov DKI.

“Kalau ada pelanggaran sampaikan, kami akan tindaklanjuti,” ucap Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, di Balai Kota, Jakarta, Jumat (25/9/2020).

Sejauh ini, politisi Partai Gerindra ini mengatakan pemprov DKI Jakarta sedang menginventarisir klaster mes pekerja tempat hiburan malam sebagai klaster baru penularan COVID-19. “Kita sedang inventarisasi,” sebut Riza.

Riza kembali menegaskan agar masyarakat melapor jika memiliki informasi dugaan pelanggaran protokol kesehatan dengan didukung data. Laporan bisa dilakukan dengan mengirim gambar atau video ke layanan hotline Tim Satgas Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan COVID-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan berdasarkan analisis Tim Satgas dari data Dinas Kesehatan DKI Jakarta setidaknya ada tujuh klaster baru penyebaran COVID-19 di Jakarta sejak pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi 4 Juni hingga 12 September 2020.

“Di sini ada beberapa yang baru yang sebelumnya tidak ada. Contohnya klaster hotel sudah mulai ada, pesantren, hiburan malam,” kata Dewi dalam dialog COVID Dalam Angka di akun situs berbagi video Youtube milik BNPB, Rabu.

Dari beberapa klaster tersebut, yang menjadi sorotan adalah munculnya klaster tempat hiburan malam. Seperti diketahui, selama masa PSBB di Jakarta tempat hiburan malam ditutup hingga kini belum diizinkan beroperasi.(ian)

Comments

comments