Tiga Pengikut Rizieq Menyerahkan Diri, Dua Masih Buron

Dokumentasi - Laskar Front Pembela Islam (FPI) saat berunjuk rasa. (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta – Tiga tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan dalam acara pernikahan putri Rizieq Shihab, menyerahkan diri ke polisi. Mereka adalah Haris Ubaidillah selaku Ketua Panitia Acara, Ali bin Alwi Alatas, dan Idrus.

“Mereka menyerahkan diri sekitar pukul 1 dini hari tadi bersama-sama dengan pengacaranya,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapplda Metro Jaya, Minggu (13/12).

Begitu menyerahkan diri, ketiganya langsung di tes COVID-19, sebelum akhirnya menjalani pemeriksaan untuk proses hukum lebih lanjut.

“Ketiga-tiganya langsung kami lakukan test swab antigen dan hasilnya adalah negatif. Kemudian pukul 2 kami lakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan,” tuturnya.

Yusri belum bisa memastikan apakah ketiganya bakal juga masuk bui layaknya Rizieq Shihab usai pemeriksaan. “Tergantung hasil pemeriksan. Tunggu saja,” ucapnya.

Ketiganya memiliki peranan masing-masing dalam acara pernikahan anak Rizieq yang berlangsung pada medio November lalu. Diketahui, Haris Ubaidillah sebagai ketua panitia, Habib Idrus selaku kepala seksi dan Ali bin Alwi Alatas bertugas sekretaris panitia.

Hingga kini sudah ada 4 tersangka kasus ini yang menyerahkan diri ke polisi. Dengan begitu, masih ada dua tersangka lain yang statusnya ditetapkan sebagai buron oleh polisi. Mereka adalah Ketua Umum FPI Shabri Lubis dan Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) Maman Suyadi.

“Kami juga mengharapkan dua lagi sampai saat ini belum menyerahkan diri, untuk segera menyerahkan diri. Kalau tidak, kami akan tangkap,” tegas Yusri.

Dalam kasus ini, kelima tersangka dijerat Pasal 93 UU Kekarantinaan nomor 6 tahun 2018 dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara. Sementara Rizieq disangkakan Pasal 160 dan 216 KUHP, yang salah satunya soal penghasutan orang untuk berbuat melanggar hukum. Ia terancam hukuman paling lama 6 tahun penjara. (rwo)

Comments

comments