Timbulkan Kemacetan, Ruas Pantura Kendal – Semarang Mendesak Diperbaiki

Truk melintas di ruas Pantura Kendal - Semarang yang permukaannya penuh kerikil akibat tergerus banjir beberapa waktu lalu, sehingga membuat pengendara memperlambat laju kendaraan. (Foto: Istimewa)

Acuantoday.com, Semarang – Arus lalu lintas di jalur Pantura Kendal-Semarang tersendat karena jalan kondisi jalan rusak dan berlubang setelah beberapa waktu lalu diterjang banjir.

Dari pantauan Acuantoday.com di Semarang pada Rabu (17/2), kondisi jalan yang sudah rusak tersebut menimbulkan kemacetan di sejumlah titik ruas jalan.

Kemcaetan parah terjadi di depan pintu gerbang Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) sampai di depan Kantor kelurahan Wonosari, Ngaliyan, Kota Semarang.

Apalagi di setiap jam berangkat dan pulang kerja membuat kemacetan semakin mengular.

Jalan berlubang cukup dalam ada di ruas jalan depan di Ruko Grandhika, kantor PPP Jateng di Jalan Randu Garut, dan Jalan Oerip Sumoharjo Semarang.

Tak hanya di tempat tersebut, di depan Halte BRT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), dan tak jauh dari Pabrik Fajar Buana Semarang juga terjadi kerusakan jalan yang cukup parah.

Hal tersebut dikhawatirkan pengguna jalan karena ruas jalan tersebut merupakan lalu lintas utama bagi angkutan barang dan transportasi darat.

Menurut salah satu pengendara motor yang setiap hari melewati ruas Kendal – Semarang, Khoiruzaim, jalan yang bolong mendesak harus segera ditambal supaya tidak membahayakan pengendara dan jalur utama tersebut kembali lancar.

“Tentu berharap segera diperbaiki. Kalau seperti ini terus cukup membahayakan pengendara kendaraan bermotor,” tutur Khoiruzaim.

Persoalan jalan berlubang akibat hujan deras dan banjir sebetulnya juga sudah didengar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta perbaikan jalan rusak akibat musim hujan dapat ditangani secara cepat. Bahkan, ia juga telah berkeliling di Kawasan Pantura pada Rabu (17/2).

Ganjar mengaku akan berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk Pemerintah Pusat untuk penanganan jalan rusak.

“Saya minta patroli ditingkatkan, pengawas jalan pengamat jalan ditingkatkan, dan harus respon cepat. Per hari ini, minggu ini harus serentak genjot semua. Kabupaten, provinsi, dan pusat saya koordinasikan hari ini,” bener Ganjar.

Politikus PDI Perjuangan ini juga mengaku mendapat protes dari warga terkait jalan rusak di Pantura. Ganjar juga meminta Balai Besar Jalan Nasional untuk segera merespons.

“Ke Balai Besar Jalan Nasional saya minta patroli dong. Kalau tidak cari alat jangan kemudian diam saja. Kalau belum bisa dibangun ya kasih tanda biar tidak bikin celaka. Kita siap bantu,” tegas Ganjar. (Alvin)

Comments

comments