Tingkat Okupansi Hotel Pasien OTG di DKI Susut Jadi 21 Persen

Petugas keamanan berjaga di hotel yang dijadikan tempat isolasi pasien COVID-19, di Hotel Yasmin, Kabupaten Tangerang, Banten. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Senin (28/9) menyatakan menunggu sosialisasi pemerintah pusat terkait penggunaan hotel dijadikan sebagai tempat isolasi mandiri bagi pasien terpapar virus corona (COVID-19) dengan kategori orang tanpa gejala (OTG)../Foto : Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Tingkat keterisian kamar hotel untuk kebutuhan isolasi pasien positif Covid-19 dengan kategori orang tanpa gejala (OTG) hanya 21 persen. Angka ini menurun bila dibandingkan sebelumnya, yang sempat mencapai 60 persen.

Persentase keterisian tersebut berada di tiga hotel yang tersedia menjadi tempat isolasi pasien OTG, yakni Ibis Style di Mangga Dua, (Jakarta Utara), U Stay Hotel di Mangga Besar (Jakarta Barat) dan Ibis Senen di Jakarta Pusat.

“Tempat-tempat isolasi hotel itu tingkat keterisiannya hanya 21 persen sekarang. Kita bersyukur bahwa angka kasus positifnya menurun,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (3/11).

Mantan Menteri Pendidikan ini mangatakan, tingkat keterisian tempat tidur bagi pasien OTG di hotel pernah mencapai 60 persen, tapi kini hanya 21 persen.

Di samping itu, kata Anies, mengenai kapasitas keterisian ruang rawat inap isolasi pasien Covid-19 di Jakarta sebesar 55 persen, sedangkan untuk ICU sebanyak 58 persen.

“Tentu kami gak berharap ini melonjak tapi kami pastikan bahwa kapasitasnya ada,” tutur Anies.

Dia mengharapkan kasus Covid-19 di Jakarta ini tak mengendorkan masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Jadi kita waspada dan kepada seluruh masyarakat tetap menggunakan masker di manapun kapanpun dan tetap jaga jarak dan cuci tangan teratur,” katanya. (mad)

Comments

comments