Tingkat Pasien Sembuh COVID di DKI 75,2 Persen

Acuantoday.com, Jakarta- Kabar baik bagi warga DKI Jakarta. Dari data yang diterima Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi (PCPEN) nampak adanya tingkat kesembuhan pasein COVID-19 di DKI Jakarta sekitar 75,2 persen.

“Kalau kita melihat khusus untuk DKI Jakarta tingkat kesembuhannya sekitar 75,2 persen,” ujar  Ketua Ketua PCPEN Airlangga Hartarto  dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (10/9/2020).

Penegasan disampaikan Airlangga berdasarkan salah satu hasil rapat koordinasi yang dilakukan antara komite PCPEN bersama delapan gubernur, yang turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Dari komite PCPEN selain Airlangga Hartarto yang juga menjabat Menko Perekonomian RI, turut hadir Menko Maritim dan Investasi, Menkopolhukam, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Keuangan, Menteri BUMN, Mendagri, Wakapolri, Wakasad serta seluruh tim dari Komite PCPEN.

Pemerintah, menurut Airlangga menyadari bahwa dalam penanganan COVID-19 ini, Indonesia secara keseluruhan yang sembuh berjumlah 71,5 persen dan untuk case fatality rate sekitar 4,1 persen.

“Pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap perkembangan situasi dan selalu meningkatkan kapasitas rumah sakit serta fasilitas kesehatan,” katanya.

Dengan demikian peningkatan rumah sakit dan fasilitas kesehatan tersebut juga akan terus ditambah fasilitasnya termasuk memanfaatkan hotel seperti yang dicontohkan di Sulawesi Selatan, serta memanfaatkan juga ruang isolasi mandiri di Wisma Atlet, karena Wisma Atlet juga mempersiapkan baik di tower 5, 6 maupun khusus bagi pekerja dari luar negeri di tower 7 dan 8.

Fasilitas-fasilitas ini juga mempersiapkan dari segi jumlah tempat tidur terus ditingkatkan, dan di samping itu juga pemerintah mendorong agar rumah sakit-rumah sakit di DKI Jakarta untuk dilakukan relaksasi terhadap pasien-pasien yang posisinya sudah hampir sembuh dan masih dalam tahap observasi di mana di Wisma Atlet fasilitasnya tersedia.

“Tentunya kita mengharapkan seluruh kegiatan-kegiatan ini bisa untuk menekan penyebaran COVID dan juga pemerintah menegaskan bahwa tidak ada kapasitas kesehatan yang terbatas,” kata Menko Perekonomian.

Airlangga juga menyampaikan bahwa Pemerintah sudah memiliki dana yang cukup dan pemerintah akan terus menambah kapasitas tempat tidur sesuai dengan kebutuhan serta meyakinkan seluruh daerah termasuk DKI Jakarta, kapasitas pelayanan kesehatan akan terus dimaksimalkan oleh pemerintah.(ato)

Comments

comments